Bola Beli: Tips Memilih dan Merawat Bola Voli yang Benar agar Tetap Awet

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Permainan bola voli merupakan satu di antara olahraga yang populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Yap, olah raga ini bisa dibilang cukup digemari masyarakat Indonesia.

Tak jarang, turnamen-turnamen voli antarkampung dengan mudah dijumpai di berbagai daerah, hingga mampu menyedot penonton dalam jumlah besar.

Selain itu, terkadang turnamen bola voli antarkampung juga melibatkan pemain-pemain ternama, bahkan yang berlabel pemain tim nasional. Hadiah yang ditawarkan tentu menggiurkan.

Adapun di level profesional, Indonesia juga memiliki turnamel level tertinggi berlabel Proliga. Pertandingan Proliga selalu mampu menyedot banyak atensi penonton, meski belum sebanyak sepak bola maupun bulutangkis yang menjadi olahraga populer pertama dan kedua di Indonesia.

Olahraga bola voli dengan mudah ditemukan dimainkan oleh sekelompok anak muda hingga anak-anak di sudut-sudut perkampungan. Olahraga satu ini bisa dibilang cukup merakyat.

Bagi para penggemar voli, ada beberapa pengetahuan mendasar yang perlu diketahui sebelum bermain, satu di antaranya pemilihan bola.

Untuk memaksimalkan permainan dibutuhkan bola yang berkualitas baik. Walau memiliki kualitas baik, bola tetap harus dirawat dan disimpan dengan baik agar tidak mudah rusak.

Selain teknik dasar bola voli, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memilih dan merawat bola voli. Hal tersebut perlu diketahui agar bola voli tetap awet.

Berikut ini beberapa tips memilih dan merawat bola voli yang perlu diketahui dan dicermati:

Tips Memilih Bola Voli

Ilustrasi Bola Voli/Pixabay.com
Ilustrasi Bola Voli/Pixabay.com

Kualitas kulit bola

Kulit bola yang baik adalah yang kencang dan tidak berkeriput. Kulit yang berkualitas dibuat dari bahan kulit tebal, tetapi terasa empuk.

Sedangkan, untuk kualitas kulit nomor dua biasanya dibuat dari bahan semi plastik yang terkadang mudah robek jika terkena hantaman atau tergores benda tajam.

Pantulan bola

Saat memilih bola, coba pantulkan pola tersebut ke lantai atau dinding. Jika pantulan bola lebih dari setengah jarak awal saat memantulkan, kualitas bola dapat dikatakan baik.

Kualitas pantulan sangat berpengaruh pada permainan, terutama saat passing atau melakukan smash.

Berat bola

Sebenarnya sudah ada ukuran standar untuk berat bola voli, tetapi terkadang ada beberapa merk bola voli yang tidak sesuai standar.

Itulah mengapa, perhatikan berat bola yang tertera di keterangan, jangan memilih bola yang terlalu ringan atau terlalu berat. Berat ideal bola voli adalah 9-10 ons dengan tekanan antara 4.5 sampai 6 pon.

Warna bola

Warna memang tidak terlalu memengaruhi kualitas bola. Pemilihan warna yang terang dan mencolok sangat membantu dalam permainan karena mudah terlihat.

Para pemain juga diuntungkan karena mudah melihat gerakan bola selama permainan, terutama saat smash.

Tips Merawat Bola Voli

Ilustrasi Bola Voli/Freepik
Ilustrasi Bola Voli/Freepik

Tips Merawat Bola Voli

1. Setelah digunakan, biasanya bola menjadi kotor. Bersihkan permukaan bola menggunakan air. Jika lumpur yang menempel cukup tebal, bisa menggunakan sikat untuk menggosoknya dengan pelan agar bola tidak rusak.

Setelah benar-benar bersih, selanjutnya lap menggunakan kain kering. Tidak perlu menjemur bola di bawah terik matahar karena dapat merusak kulitnya. Selain itu, jangan merendam bola terlalu lama.

2. Jika tidak dipakai, simpan bola menggunakan jaring dengan digantung. Hindari menyimpan bola di lantai, sebab suhu lantai mudah berubah sehingga berdampak pada tekanan bola.

Tentu saja hal ini akan memengaruhi kelayakan bola jika digunakan dalam permainan.

3. Biasanya, bola yang disimpan terlalu lama akan kempis. Maka dari itu, perlu rutin mengecek tekanan angin.

4. Tak bisa dimungkiri, bola voli juga rawan mengalami bocor saat terkena benda tajam. Biasanya beberapa toko penjual alat olahraga menyediakan layanan servis bola dengan cara menambalnya.

Tetapi, bola voli yang pernah ditambal tentu tidak akan mulus 100 persen dan kualitasnya juga berkurang.