Bom Bunuh Diri Gereja di Makassar, Polisi Bersenjata Jaga Gereja di Banyumas

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Banyumas - Ledakan bom bunuh diri mengguncang Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Aksi bom bunuh diri itu menewaskan pelaku dan melukai sejumlah jemaat gereja. Untuk mengantisipasi kejadian di gereja lain, Polresta Banyumas menerjunkan personel Satuan Sabhara untuk berjaga dan patroli ke gereja-gereja di Banyumas.

"Selain patroli, kami juga melakukan pengamanan di obyek wisata dan beberapa gereja yang malaksanakan kebaktian untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman L. Hakim melalui Kabag Sumda, Kompol Mugiman.

Anggota Sabhara patroli menggunakan kendaraan bermotor dan bersenjata lengkap. Secara marathon, mereka singgah dari satu gereja ke gereja yang lain di Purwokerto dan sekitarnya untuk mengantisipasi ganggguan keamanan usai serangan bom bunuh diri di gereja di Makassar..

Personel Sabhara bersenajata lengkap itu juga menjaga sejumlah gereja. Pasukan ini dipimpin Kasat Sabhara Polresta Banyumas, Kompol Aldino Agus Anggoro.

Selain penjagaan, Polresta Banyumas juga mengerahkan anggota untuk memantau dan mengecek kesiapan personil di Polsek-Polsek jajaran Polresta Banyumas. Pengecekan kesiapan jajaran dipimpin Kabag Sumda Polresta Banyumas, Kompol Mugiman.

"Ini untuk mengecek kesiapsiagaan personel Polsek jajaran dalam pelaksanaan tugasnya sehingga kejadian yang tidak kita inginkan dapat diantisipasi," ujar dia

Ia berharap pengecekan personel, patroli dan pengamanan ini bisa mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Selain itu, kehadiran anggota Polresta Banyumas juga diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Bapak Kapolres juga turun langsung mengecek gereja," kata Kasubbag Humas Polresta Banyumas, Iptu Siti Nurkhayati.

Patroli Keamanan di Kebumen

Polisi di Kebumen menjaga dan berpatroli mengamankan gereja usai serangan bom bunuh diri gereja di Makassar. (Foto: Liputan6.com/Polres Kebumen)
Polisi di Kebumen menjaga dan berpatroli mengamankan gereja usai serangan bom bunuh diri gereja di Makassar. (Foto: Liputan6.com/Polres Kebumen)

Serupa dengan di Banyumas, patroli juga diintensifkan untuk memantau objek vital di Kebumen, Jawa Tengah. Salah satunya adalah gereja.

Patroli sekaligus untuk mengamankan jalannya Ibadah ataupun Kebaktian bagi umat Nasrani dan Kristiani. Kesempatan minggu pagi, Polsek Poncowarno menyambangi Gereja Kerasulan Baru yang berada di Desa Kedungdowo.

Mula-mula personel Polsek datang selanjutnya melakukan sterilisasi sambil melakukan pemantauan.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubag Humas Polres Iptu Tugiman, patroli sekaligus sambang dilakukan agar selama kegiatan keagamaan berlangsung khidmat.

"Ini adalah kegiatan rutin Polres maupun Polsek. Sasaran patroli akhir pekan yakni objek vital, diantaranya adalah Gereja-Gereja," ungkap Iptu Tugiman, Minggu (28/3).

Selain Polsek Poncowarno, patroli juga digelar di Polres Kebumen serta Polsek Jajaran lainnya.

Patroli ke sejumlah Gereja sudah menjadi agenda rutin Polres Kebumen.

Untuk tingkat Polres, Sat Sabhara Polres Kebumen melibatkan Unit K9 (Unit Satwa) dengan melibatkan anjing pelacak spesialis bahan peledak serta Narkotika.

Kemampuan anjing tersebut sudah terlatih sehingga diharapkan sebelum kegiatan keagamaan di Gereja dimulai, Gereja sudah steril dan siap digunakan.

Selain Gereja, perbankan, perkantoran, sekolah-sekolah, objek wisata juga menjadi sasaran prioritas patroli Polres Kebumen.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: