Bom Bunuh Diri Hantam Irak, 22 Tentara Tewas

TEMPO.CO, Bagdad - Sebuah bom bunuh diri menghantam iring-iringan angkatan bersenjata Irak di utara Kota Mosul menewaskan sedikitnya 22 anggota tentara dan tiga warga sipil. Serangan yang berlangsung pada Senin pagi waktu setempat, 22 Juli 2013, jelas sumber kepolisian juga melukai 16 orang lainnya.

Dalam aksi mematikan itu, pelaku ledakan mengendarai sebuah kendaraan berisi bahan peledak yang digunakan untuk menghantam konvoi milioter di tengah jalan. "Dia meledekkan kendaraannya tepat di belakang konvoi," papar seorang anggota kepolisian yang tak bersedia disebutkan identitasnya di tempat kejadian perkara.

Hingga saat ini belum begitu jelas siapa di balik peledakan bom bunuh diri tersebut. Namun demikian, hampir separuh aksi serangan bom bunuh diri kerap dilakukan oleh kelompok al-Qaeda.

Serangan terpisah berlangsung di sebelah barat Mosul, sumber kepolisian mengatakan, empat polisi tewas akibat kejadian tersebut.

"Serangan yang terjadi pada Sabtu, 20 Juli 2013, itu melukai seorang perempuan dan 22 orang lainnya, berikut tujuh polisi," kata sumber.

Serangan pada Sabtu, 20 Juli 2013, berlangsung sehari setelah aksi bom bunuh diri menewaskan 20 orang di sebuah masjid Sunni di sebelah utara ibu kota Bagdad. Menurut sumber-sumber keamanan dan kesehatan yang dihubungi kantor berita AFP, lebih dari 2.700 orang telah kehilangan nyawa sejak awal tahun 2013.

AL JAZEERAH | AL AKHBAR | CHOIRUL

Baca juga:

Melawan FPI, Tiga Orang Kendal Ditangkap Polisi

Jokowi: Blusukan Modalnya Jalan Kaki

FITRA: Gaya Blusukan Jokowi Mirip Artis

SBY Minta Polisi Tindak Tegas FPI

Siswi Meninggal, Menteri Nuh: Harus Diusut Tuntas

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.