Bom Meledak di Ibu Kota Suriah

Damaskus (ANTARA/Xinhua-OANA) - Satu bom meledak pada Senin malam (22/10) di Kabupaten Rukin Addien di Ibu Kota Suriah, Damaskus, kata beberapa saksi mata.

Ledakan itu terjadi di Jalan Burnieh di Rukin Addien, kata beberapa saksi mata kepada Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa pagi, tanpa memberi perincian lebih lanjut.

Sementara itu, radio pro-pemerintan Sham FM menyatakan ledakan terjadi di dekat markas satu stasiun radio di daerah tersebut. Ditambahkannya, ledakan itu hanya menimbulkan kerusakan materil.

Daerah Rukin Addien dalam satu pekan belakangan telah menyaksikan serangan besar dari rumah-ke-rumah oleh prajurit pemerintah --yang melakukan penggeledahan untuk menemukan orang yang dicari atau senjata yang disembunyikan.

Ledakan di seluruh Suriah telah kian umum terjadi, terutama di Damaskus dan Kota Aleppo, Suriah utara.

Pada Ahad (21/10), dua ledakan mengguncang Damaskus dan Aleppo, sehingga sejumlah orang tewas atau cedera.

Ledakan pertama terjadi di satu kantor polisi di Kabupaten Bab Tuma di Damaskus, menewaskan 13 orang dan melukai 29 orang lagi, kata media setempat.

Ledakan kedua mengguncang Aleppo, saat satu bom mobil meledak di depan rumah sakit Prancis di Jalan Zuhour, merenggut korban cedera dan kerusakan materil, demikian laporan media resmi.

Ledakan baru-baru ini bersamaan dengan kunjungan utusan PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi ke Suriah, tempat ia menyerukan gencatan senjata selama Idul Adha, atau Hari Raya Qurban.

Dalam satu taklimat yang diselenggarakan pada Ahad (21/10) di Damaskus, setelah Presiden Suriah Bashar al-Assad, Brahimi menyeru semua pihak dalam konflik agar mereka melaksanakan gencatan senjata dalam upaya mengakhiri kerusuhan secara permanen.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.