Bom Mobil Guncang Thailand, Satu Orang Tewas dan 30 Terluka

Merdeka.com - Merdeka.com - Sedikitnya satu orang tewas dan 30 lainnya terluka setelah bom mobil meledak di tempat berkumpulnya para polisi di Provinsi Narathiwat, Thailand selatan pada Selasa (22/11), menurut keterangan kepolisian.

Gubernur Narathiwat, Sanan Pongaksorn mengatakan, serangan bom ini terjadi tidak lama setelah tersangka mengendarai sebuah mobil menuju akomodasi polisi dan meninggalkan kendaraannya.

Pongaksorn mengatakan, polisi sedang memeriksa CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

"Kami masih membersihkan area tersebut dan jumlah korban luka bisa bertambah," jelas Wakil Komisioner Kepolisian Narathiwat, Letkol Niti Suksan, dikutip dari Aljazeera, Rabu (23/11).

Direktur rumah sakit Narathiwat Rajanagarindra, Pornpasit Jantra mengatakan, korban yang tewas yaitu seorang anggota polisi. Sementara 30 korban luka termasuk anggota polisi dan warga sipil.

Sampai saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pemberontakan kerap terjadi di Thailand selatan sejak 2004. Para pejuang di provinsi yang mayoritas Muslim seperti Pattani, Yala, Narathiwat, dan sebagian di Songkhla memperjuangkan otonomi daerah yang lebih luas.

Lebih dari 7.300 orang tewas dalam konflik di wilayah tersebut, menurut kelompok pemantau Deep South Watch. [pan]