Bonek Sambut Baik Pasoepati pada Duel Persebaya Vs Persis

Bola.com, Solo - Hasil jeblok Persis Solo di awal musim ini membuat kelompok suporter setia, Pasoepati, sangat prihatin. Beberapa pentolan Pasoepati lantas mengunjungi mes pemain yang berada di Madiun untuk menyuntikkan motivasi.Kondisi manajemen tim yang sedang karut-marut, berdampak pada performa Ugiek Sugiyanto dkk. di lapangan.Persis hingga saat ini berada di urutan ke-10 atau satu setrip di atas juru kunci Grup Timur Liga 2 karena baru mengoleksi poin tiga.Padahal, Pasoepati sudah melontarkan pernyataan memboikot seluruh pertandingan Persis, kecuali saat partai melawan PSIM Yogyakarta.Namun, kali ini mereka seolah tidak tahan dengan kondisi pemain. Apalagi skuat Persis baru saja ditinggalkan pelatih Agus Yuwono, yang mengundurkan diri.Tak ingin performa pemain menurun, Pasoepati mencoba memberikan dukungan moral kepada Tegar Hening Pangestu cs.Pasoepati yang diwakili sesepuh mereka, Anwar Sanusi, datang langsung ke Madiun."Intinya teman-teman ingin memberikan motivasi kepada pemain agar semangat lagi. Juga menjelaskan, konflik terjadi antara suporter dengan manajemen, bukan pemain atau pelatih," ungkap Aulia Haryo Suryo, Presiden DPP Pasoepati, Jumat (19/7/2019). Tak Ingin Pemain Persis Berjuang SendirianPria yang akrab disapa Rio itu menjelaskan, pihaknya terus memberikan dukungan moral untuk pemain agar tampil dengan penuh motivasi. Dengan demikian, Persis bisa kembali meraih hasil positif.Meski secara organisasi memboikot pertandingan, tidak sedikit suporter arus bawah Pasoepati tetap mendukung langsung demi menemani perjuangan pemai.Terdekat, Persis akan menghadapi tuan rumah Madura FC di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Sabtu (20/7/2019)."Bagaimanapun juga pelatih dan pemain saat ini berjuang membawa nama Persis. Tentu kami tak ingin mereka berjuang sendirian sehingga dukungan dan doa terus kami berikan, meski bukan saat pertandingan," tutur Aulia Haryo Suryo.

Bola.com, Surabaya - Bonek, suporter Persebaya, bakal menyambut kedatangan Pasoepati, suporter Persis Solo. Keduanya akan ke tribune bersama saat kedua tim bertanding dalam uji coba bertajuk Forever Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (11/1/2020).

Pentolan Bonek, Cak Cong, mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Pasoepati. Dari 50 ribu tiket yang dijual oleh Panpel Persebaya, suporter tim tamu akan mendapatkan jatah agar bisa mendukung tim kebanggaannya.

"Informasi dari panpel akan ada sekitar 4-5 ribu tiket untuk Pasoepati. Kami mengapresiasi langkah itu. Kami juga sejak jauh hari sudah menjalin komunikasi dengan teman-teman Pasoepati. Mereka juga ingin datang ke Surabaya," kata Cak Cong kepada Bola.com, Kamis (9/1/2020).

Bersatunya dua kelompok suporter ini di tribune akan menjadi pemandangan menarik. Sebab, Bonek dan Pasoepati pernah memiliki relasi yang kurang apik beberapa tahun silam. Perseteruan di antara mereka melahirkan konflik fisik.

Pentolan Bonek dan Pasoepati sempat bertemu pada 2011 untuk berdamai. Mereka menamam pohon bersama. Namun, setelah itu relasi mereka kembali memburuk dan kerap menjadi ajang perkelahian.

Jalin Komunikasi Intens

Hubungan dua kelompok suporter dengan basis besar itu benar-benar mencair pada 2018. Hal itu dibuktikan dengan sambutan terbuka Pasoepati kepada Bonek saat Persebaya melakoni laga babak 8 besar Piala Presiden 2018.

Di laga tersebut, Persebaya menghadapi PSMS Medan di Stadion Manahan, Solo, (3/2/2018). Padahal, Persis Solo tidak ambil bagian dalam turnamen pramusim tersebut. Sampai sekarang, mereka juga tetap memiliki hubungan harmonis.

“Itu sudah masalah lama. Sekarang, kami sudah tidak ada masalah lagi. Bonek juga sempat bertemu dengan beberapa perwakilan Pasoepati soal rencana mereka ikut bertandang ke Surabaya. Kami berbincang bersama,” ucap Cak Cong.

“Bonek akan selalu terbuka dengan Pasoepati yang punya niat baik bersilaturahmi ke kota kami. Mereka juga punya komunitas Pasoepati Surabaya. Kami tentu tidak akan menghalangi niat baik itu,” tutur koordinatir Green Nord alias Bonek tribune utara tersebut.

Pertandingan ini juga akan dihadiri oleh budayawan Emha Ainun Najib alias Cak Nun. Pria asal Jombang itu akan mengisi ceramah untuk meramaikan Forever Game.