Bongkar Perselingkuhan Suami, Polwan Istri Pejabat OKI Kirim Sampel DNA ke AS

Merdeka.com - Merdeka.com - Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menindaklanjuti laporan terkait perselingkuhan pejabat berinisial DMK (31) dengan stafnya WAG. Mereka memeriksa SC (26), istri DMK, yang melaporkan dugaan perselingkuhan suaminya.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan dugaan pelanggaran administrasi aparatur sipil negara (ASN) itu digelar di Mapolda Sumsel, Selasa (10/5). SC yang berprofesi sebagai polisi wanita (Polwan), menceritakan runut persoalan rumah tangganya. Saat memberikan keterangan, SC didampingi kuasa hukumnya Titis Rachmawati.

Titis memaparkan, SC dan DMK menikah pada 21 November 2021. Mereka berpacaran selama satu tahun dan DMK mengaku lajang dan tidak memiliki hubungan spesial dengan orang lain, terlebih sudah memiliki anak.

"Mereka menikah secara resmi dan melalui pacaran selama satu tahun," ungkap Titis.

Sering Tidak Pulang

Kecurigaan SC terhadap gelagat suaminya itu terjadi saat dirinya hamil dua bulan pada Maret 2022. DMK sering tak pulang ke Palembang pada akhir pekan. Dia beralasan banyak pekerjaan di Kayuagung, ibu kota OKI, tempatnya berdinas.

"Sejak awal menikah mereka LDR (long distance relationship). Tapi belakangan DMK jarang pulang, klien saya mengira karena pekerjaan," ujarnya.

Lama-kelamaan, kecurigaan SC semakin kuat dengan perubahan sikap suaminya. DMK kerap kali menyembunyikan atau terus memegang ponsel saat berada di rumah, bahkan ketika ke toilet sekalipun.

"DMK juga sering senyum-senyum sendiri sambil membuka ponsel, itu menambah kecurigaan SC," jelasnya.

Temui Keluarga Selingkuhan Suami

Suatu waktu, SC berkesempatan membuka ponsel DMK dan memeriksa pesan di dalam perangkat itu, termasuk dengan WAG. Dia pun menelusuri keluarga wanita itu dan melihat seorang anak berusia 4 tahun lebih yang berwajah mirip dengan suaminya.

SC memberanikan diri bertemu dengan suami WAG dan menyampaikan kecurigaannya dengan hubungan gelap DMK dan WAG. Atas persetujuan suami WAG, SC melakukan tes DNA untuk memastikan ayah biologis anak itu.

"Proses DNA dilakukan dua minggu, dikirim ke Amerika Serikat (AS) dengan hasil 99 persen identik," terangnya.

Dua hari sebelum hasil DNA keluar, DMK mengakui hubungan gelapnya dengan WAG hingga mendapatkan seorang anak. Untuk menguatkan pengakuannya, DMK membuat surat pernyataan.

"Pengakuan itu akhirnya dibuat terlapor dalam surat pernyataan," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel