Bongkar Sindikat Mafia Tanah, Polisi Gerebek Kantor BPN Jakarta Selatan

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan Kantor BPN Jakarta selatan di Tanjung Barat. Pantauan merdeka.com di lokasi, nampak sejumlah personel kepolisian mengenakan rompi Polisi berada di area kantor BPN Jaksel.

Penggeledehan dilakukan sebagai upaya membongkar sindikat mafia tanah yang melibatkan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jakarta dan sekitarnya.

Beberapa mobil berpelat anggota kepolisian juga telah terparkir. Informasi dihimpun penggeledahan dimulai sekira pukul 09.30 WIB. Hingga berita ini ditulis, penggeledahan masih berlangsung.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Di lokasi sendiri terlihat beberapa personel Kepolisian sibuk mondar mandir, ada juga yang terlihat mencatat sesuatu di secarik kertas.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap seorang pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) diduga terkait dari sindikat mafia tanah. Pejabat inisial PS ditangkap di Depok, pada Selasa (12/7) malam.

"Benar, Saudara PS yang merupakan salah satu pejabat di BPN kota Jakarta telah kami tangkap di Depok. Rencananya masih ada lagi tersangka lainnya yang notabene juga merupakan Pejabat BPN, yang akan segera kami lakukan penangkapan kembali," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi

Hengki mengungkapkan, perkara ini sangat menarik dan sangat memperihatinkan. Karena, modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka ini tergolong baru dan belum pernah terungkap sebelumnya di daerah manapun. Bahkan disinyalir telah menimbulkan banyak korban.

"Diperoleh informasi bahwa sudah hampir 1 bulan ini, penyidik Subdit Harda bekerja keras dalam mengungkap perkara yang disinyalir melibatkan banyak pegawai BPN sebagai pelakunya disamping ada juga Pegawai ASN dari instansi lainnya yang terlibat. Bahkan berperan sebagai aktor intelektual yang bekerja sama dengan funder (pendana)," sambungnya.

Sementara itu, Kasubdit Harda Dit Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi menyebut, PS yang ditangkap itu menjabat sebagai Ketua Adjudikasi PTSL di salah satu Kantor BPN di Jakarta.

"Benar bahwa penyidik Subdit Harda Ditreskrimum PMJ semalam telah menangkap tersangka PS yang pada saat melakukan tindak pidananya, tersangka menjabat sebagai Ketua Adjudikasi PTSL di salah satu kantor BPN di wilayah kita Jakarta. Penangkapan yang dipimpin oleh Kanit 1 AKP Mulya Adhimara tersebut berjalan lancar dan tanpa kendala apapun," ujar Petrus. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel