Bontang Dipastikan Jadi Lokasi Pembangunan Kilang Minyak Pertamina

Laporan Wartawan Tribun Kaltim / Udin Dohang:

TRIBUNNEWS.COM BONTANG - Perjuangan Pemkot Bontang menjadi tuan rumah pembangunan kilang pengolahan minyak PT Pertamina Tbk, tidak sia-sia. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswo Utomo, mengatakan Bontang memiliki peluang besar untuk dipilih sebagai lokasi pembangunan kilang minyak kapasitas 300.000 barel per hari. "Peluang Bontang besar, ya sekitar 60 persen atau bahkan lebih," ujar Susilo saat menggelar konfrensi pers peresmian proyek jaringan gas bumi untuk rumah tangga, di Rumah Dinas Wali Kota Bontang, Rabu, (30/1/2013) siang tadi.

Ia mengungkapkan, Bontang berpeluang jadi lokasi pembangunan kilang dikarenakan ketersediaan lahan relatih tidak bermasalah. Berbeda dengan lokasi sebelumnya yang akan di pilih, yakni di Tuban, Jawa Timur dan Balongan, Jawa Barat. Kedua daerah terkendala oleh urusan pembebasan lahan yang melonjak drastis akibat ulah spekulan tanah. "Kita sudah merencanakan ini puluhan kali, investor yang berminat juga sudah puluhan tapi semua rontok. Salah satunya karena urusan pembebasan lahan. Makanya kalau lahan di Bontang sudah tersedia kita akan percepat," katanya.

Ia menambahkan, Kementerian ESDM akan segera mengundang pihak PT Pertamina, paling lambat pekan depan, guna membahas langkah-langkah dan tahapan pembangunan kilang di Bontang. Dijelaskan, saat ini ada dua investor yang berminat menanamkan sahamnya atas mega proyek tersebut, yakni dari Kuwait Petroleum Corporation, dan dari Saudi Arabia- Aramco Asia Company Limited. "Mereka ini tinggal menunggu urusan administrasi dan fiskal, karena terkait dengan modal asing," bebernya. (***)

Baca  Juga  :

  • Kadin Sulsel Minta Subsidi Harga Pupuk 13 menit lalu
  • Mahasiswa Poltek Negeri Ujung Pandang Kena Busur Di Dada 22 menit lalu
  • Selingkuh, 246 Pasangan Ajukan Gugatan Cerai 23 men
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat