BOR RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Turun 8 Persen, Vaksinasi Segera Capai Target

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 terus mengalami penurunan. Kata dia, untuk BOR isolasi terisi sebanyak 478 unit dari 5.705 yang disediakan.

"Turun 8 persen (tempat tidur isolasi), ICU dari 992 turun 189, terpakai 19 persen," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021).

Lalu, untuk vaksinasi Covid-19 Pemprov DKI telah memberikan kepada 10,4 juta orang untuk dosis pertama. Sedangkan sebanyak 7,7 juta orang telah terima dosis kedua.

"Dosis satu, dua sudah mencapai 18.154.562 dosis. Insyallah dalam beberapa waktu ke depan, kita akan mencapai target 11.426.456," ucapnya.

Sementara itu kata Riza, pihaknya telah meminta kepada para jajaran untuk terus mendorong masyarakat melakukan vaksinasi Covid-19. Sebab masih banyak warga ber-KTP DKI Jakarta belum melakukan vaksinasi.

"Prinsipnya, kita menyisir semua warga Jakarta yang belum divaksin dan kami juga warga Jakarta yang belum divaksin, kami minta, hadir di tempat-tempat pelaksanaan vaksin supaya semua mendapatkan vaksin," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan pihaknya akan melakukan pengalihan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 untuk melayani pasien umum. Kata dia, hal tersebut beracuan pada mulai adanya pelandaian kasus Covid-19 di Jakarta.

"Kami berproses secara bertahap tim sudah turun ke rumah sakit, secara bertahap kita mengembalikan beberapa RS untuk memulai layanan non-covid," kata Widyastuti saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021).

140 RS Rujukan Covid-19

Pemprov DKI telah menyediakan sebanyak 140 RS rujukan untuk penanganan Covid-19. Bahkan sejumlah RSUD dialihfungsikan untuk khusus penanganan Covid-19, seperti halnya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Cengkareng, Jakarta Barat.

Selain itu, Widyastuti menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan RS swasta ataupun milik pemerintah pusat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel