Bos Chelsea Kaget Jose Mourinho Dipecat Tottenham Hotspur

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer kawakan asal Portugal, Jose Mourinho telah dipecat dari jabatan manajer Tottenham Hotspur, kurang dari sepekan sebelum final Piala Carabao melawan Manchester City. Posisi Mourinho digantikan oleh pelatih akademi, Ryan Mason.

Berbicara kepada wartawan pada Senin sore 19 April 2021, manajer Chelsea, Thomas Tuchel berkata: “Lebih atau kurang saya selalu sedikit terkejut ketika itu terjadi (manajer dipecat)."

“Kami semua adalah rival dan kami mencoba untuk mengalahkan satu sama lain tetapi pada akhirnya kami berharap semua manajer memiliki sesuatu yang bagus," lanjut Tuchel seperti dilansir Tribal Football.

“Rasanya tidak pernah baik bagi manajer lain. Semua orang berjuang keras untuk mendapatkan hasil dan ketika keputusan besar seperti ini datang (pemecatan), itu adalah kejutan. Sejujurnya saya tidak melihatnya (sinyal pemecatan) datang."

Seperti diberitakan sebelumnya, masa bakti Jose Mourinho bersama Tottenham Hotspur berakhir di awal pekan ini. Spurs memutuskan untuk memecat manajer berjuluk The Special One.

Laga melawan Everton akhir pekan lalu menjadi kiprah terakhir Mourinho bersama Spurs. Dalam laga di Goodison Park tersebut, The Lilywhites harus puas dengan skor imbang 2-2.

"Hari ini Tottenham mengumumkan bahwa José Mourinho dan staf pelatihnya Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin dan Giovanni Cerra telah dipecat," demikian bunyi pernyataan situs resmi Spurs.

Serangkaian hasil buruk menjadi penyebab Mourinho dipecat. Spurs bercokol di posisi ketujuh Premier League dengan 50 poin dari 32 laga. Mereka terpaut lima angka dari West Ham United di zona Liga Champions.

Tottenham akan menghadapi Manchester City dalam final Piala Liga, Minggu 25 April 2021. Dalam duel ini, Spurs sudah tak ditangani Mourinho.

Mourinho mendapat kritikan keras usai kekalahan dari Arsenal dan Manchester United. Kekalahan Spurs dari Dinamo Zagreb di Liga Europa juga membuat kecewa fans.

Mourinho didatangkan Spurs pada November 2019 sebagai pengganti Mauricio Pochettino. Manajer asal Portugal ini diikat kontrak selama empat tahun.