Bos IOC segera tiba di Jepang untuk Olimpiade pada Juli

·Bacaan 1 menit

CEO badan penyelenggara Tokyo 2020, Toshiro Muto, mengatakan Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach akan tiba di Jepang untuk Olimpiade Tokyo pada Juli, Kyodo melaporkan, Kamis.

Muto mengatakan bahwa John Coates, Kepala Komisi Koordinasi IOC yang mengawasi persiapan pertandingan, akan tiba Selasa bersama dengan pejabat senior lainnya.

Bach yang direncanakan ke Jepang pada pertengahan Mei ditunda karena situasi pandemi di ibu kota negara tersebut, dan penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade telah mempertimbangkan untuk menjadwal ulang kunjungannya pada Juni.

Baca juga: Kunjungan presiden IOC ke Jepang dijadwal ulang
Baca juga: Presiden IOC akan tiba di Jepang 11 hari sebelum pembukaan Olimpiade

Pemerintah Jepang mengumumkan keadaan darurat di Tokyo dan beberapa wilayah lain di negara tersebut pada April menyusul gelombang keempat infeksi virus corona. Status darurat tersebut kemudian diperpanjang hingga 20 Juni.

Olimpiade Tokyo akan dibuka pada 23 Juli setelah ditunda selama satu tahun karena pandemi virus corona.

Pemerintah Jepang dan badan penyelenggara telah berjuang untuk mendapatkan lebih banyak dukungan untuk Olimpiade. Namun IOC baru-baru ini memicu kemarahan publik karena bersikeras bahwa pertandingan akan tetap berlangsung di tengah krisis kesehatan global.

Baca juga: IOC yakin Olimpiade Tokyo akan sukses meski ditentang publik
Baca juga: Ribuan relawan Olimpiade dilaporkan mundur

Bulan lalu, Coates mengatakan bahwa Olimpiade dapat digelar bahkan dalam keadaan darurat, sementara Bach menyerukan "pengorbanan" untuk mewujudkan pertandingan.

Sebagai bagian dari perjalanannya yang semula direncanakan pada bulan Mei, Bach juga diharapkan menghadiri upacara estafet obor di Hiroshima dan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Yoshihide Suga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel