Bos Koperasi Langit Biru Tewas di Tahanan

TEMPO.CO, Tangerang-Bos Koperasi Langit Biru, Jaya Komara, tewas di ruang tahanan di Markas Polres Kota Tangerang, Kamis 13 September 2012 pagi ini. Tersangka kasus penipuan dengan modus investasi terhadap ribuan nasabahnya itu itu ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 6.

»Iya, dia tewas di dalam ruang tahanan kami,” ujar Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo, saat dihubungi Kamis 13 September 2012. »Dia meninggal mendadak, sebelumnya tidak ada tanda-tanda.”

Bambang mengatakan belum tahu penyebab pasti tewasnya sang ustad yang saat ini sedang menjalani persidangan gugatan perdata dari ribuan nasabah Koperasi Langit Biru tersebut. Dalam sidang yang mulai bergulir akhir Agustus lalu itu Jaya Komara digugat Rp 100 miliar.

Bambang mengatakan, Jaya Komara biasanya bangun lebih dulu dan mengajak tiga tahanan lainnya dalam sel yang sama untuk salat Subuh. Tapi pagi ini, tidak seperti biasanya. »Ustad tidak bangun hingga pukul 5.30 tahanan lainnya membangunkannya, tapi dia sudah meninggal,” kata Bambang.

Jaya Komara ditangkap polisi di Purwakarta, Jawa Barat, setelah lima bulan buron. Pendiri koperasi yang menjelma dari arisan daging keluarga itu diburu karena dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah yang ditaksir mencapai Rp 6 triliun. (Baca: Buron Koperasi Langit Biru Jaya Komara Ditangkap)

JONIANSYAH

Berita terkait :

Kasus Koperasi Langit Biru, Puluhan Diperiksa Belum Ada Tersangka

Kasus Mirip Langit Biru, Polisi Periksa Tiga Bank 

Polisi Minta PPATK Lacak Rekening Langit Biru 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.