Bos McLaren Sebut DNA Formula 1 adalah Membangun Mobil Terhebat

Adam Cooper
·Bacaan 1 menit

Walaupun Lewis Hamilton memenangkan GP Turki dengan penampilan dominan, lapisan trek yang licin dan basah saat kualifikasi dan balapan menyuguhkan banyak hal tak terduga.

Salah satunya adalah Racing Point meraih pole position dan peringkat kedua saat start dan Red Bull kesulitan melaju.

Pembalap McLaren, Carlos Sainz dan Lando Norris, menjalani kualifikasi dengan solid, namun mereka finis di peringkat kelima dan kedelapan.

Daniel Ricciardo, Renault F1 Team R.S.20, Carlos Sainz Jr., McLaren MCL35

Daniel Ricciardo, Renault F1 Team R.S.20, Carlos Sainz Jr., McLaren MCL35<span class="copyright">Steven Tee / Motorsport Images</span>
Daniel Ricciardo, Renault F1 Team R.S.20, Carlos Sainz Jr., McLaren MCL35Steven Tee / Motorsport Images

Steven Tee / Motorsport Images

Seidl tetap yakin dengan perubahan regulasi teknis pada 2022 akan menjadi satu langkah agar membuat F1 menjadi lebih sengit.

"Saya pikir banyak hal positif yang akan datang pada 2022 dan seterusnya, terutama dengan regulasi teknis yang baru, dimana mobil-mobil akan membalap dengan lebih sengit.

"Akan banyak salip-menyalip terjadi, kemudian soal financial cap, itupun bisa membuat tim-tim bersaing lebih ketat lagi. Jadi, tidak ada alasan untuk merasa pesimis," Seidl mengakhiri.