Bos Netflix Sumringah Stranger Things Selamatkan Jumlah Pelanggan

Merdeka.com - Merdeka.com - Pendiri Netflix Reed Hastings, nampak optimistis terhadap platform streaming-nya tersebut. Hal itu ia ungkapkan atas seri terbaru dari Stranger Things. Pasalnya, pada Q2 2022, Netflix mencatatkan 1,3 miliar jam tayang untuk bagian pertama musim keempat Stranger Things.

Inilah yang membuat Hastings memuji serial tersebut, musim terakhir Ozark dan "banyak judul, banyak tontonan" lainnya. Sementara itu, Co-CEO Netflix Ted Sarandos, juga menyebut Stranger Things memiliki dampak finansial yang signifikan karena pandemi.

"Acara itu, khususnya, terpengaruh sebanyak apapun (oleh COVID) karena para pemain muda, dan ukuran dan ruang lingkup produksi, dan beberapa lokasi tempat kami syuting," kata Sarandos.

"Itu adalah beban yang sangat mahal untuk menanggungnya," ujar Sarandos yang juga Chief Content Officer dari Netflix tersebut.

Netflix sendiri mengungkapkan bahwa pada Q2 2022, mereka kehilangan hampir satu juta pelanggan atau tepatnya 970 ribu. Ini jauh lebih banyak ketimbang Q2 2022 dengan penurunan 200 ribu pelanggan.

Meski begitu, angka ini dinilai masih lebih baik oleh perusahaan, dibandingkan perkiraan mereka yang mencapai dua juta.

"Kami berbicara tentang kehilangan satu juta alih-alih kehilangan dua juta, jadi kegembiraan kami diredam oleh hasil yang tidak terlalu buruk, kata Hastings dari markas besar di California Utara.

Sumber: Liputan6 / Giovani D. Prasasti. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel