Bos Perusahaan Minyak Rusia Meninggal Secara Misterius

Merdeka.com - Merdeka.com - Bos perusahaan minyak dan gas terbesar kedua di Rusia, Ravil Maganov kemarin meninggal di rumah sakit klinik pusat Moskow setelah jatuh dari jendela lantai enam rumah sakit itu.

Perusahaan minyak Lukoil telah mengeluarkan pernyataan pada Kamis kemarin. Lukoil mengatakan Maganov "meninggal karena penyakit parah" tanpa penyebut dia jatuh dari jendela lantai enam rumah sakit.

Lukoil menyatakan, "Maganov sangat berkontribusi pada pengembangan tidak hanya perusahaan, tetapi juga seluruh sektor minyak dan gas Rusia".

Lukoil sempat menjadi sorotan karena pada Maret lalu menyerukan "konflik bersenjata di Ukraina dapat dihentikan secepat mungkin". Pernyataan ini bertentangan dengan keputusan Presiden Putin soal Ukraina.

Dewan direksi Lukoil juga kala itu menyatakan "Kami turut berduka cita kepada semua korban, yang terkena dampak tragedi ini". "Kami sangat mendukung gencatan senjata yang langgeng dan penyelesaian masalah melalui negosiasi dan diplomasi yang serius" lanjut mereka.

RIA Novosti, kantor berita milik pemerintah Rusia melaporkan Maganov "kemungkinan besar bunuh diri".

Hingga kini penyelidikan oleh pihak berwajib masih dilakukan untuk mengetahui apa yang menyebabkan kejadian itu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]