Bos SAP Indonesia raih Best CEO Awards berkat transformasi digital

Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro meraih penghargaan Indonesia Best CEO Awards – Employee’s Choice kategori Enterprise Application Software yang diselenggarakan oleh The Iconomics baru-baru ini berkat perannya dalam mengajak industri bertransformasi digital.

“Penghargaan ini terasa spesial karena merupakan yang pertama untuk banyak hal. Pertama bagi saya setelah empat tahun bersama SAP dan pertama untuk SAP setelah berkarya di Indonesia selama 25 tahun,” ujar Andreas dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada karyawan SAP Indonesia karena telah bersedia untuk melakukan transformasi bersama.

“Kami telah bertransformasi untuk merealisasikan misi kami, yaitu membantu Indonesia melaju dan berkembang lebih cepat, serta memberikan yang terbaik untuk warga negaranya,” ucap dia.

Andreas menyatakan bahwa SAP telah bertransformasi jauh lebih dahulu sehingga dapat memberikan pelayanan dan solusi terbaik bagi konsumen-konsumennya yang tengah melakukan transformasi digital juga.

Dalam tiga tahun terakhir ini, SAP sebagai perusahaan teknologi banyak diminta untuk membantu transformasi digital 26 industri dan saat ini transformasi digital semakin terpacu karena adanya pandemi.

"Para pengusaha dituntut untuk melakukan penyesuaian model bisnis yang berimplikasi terhadap perubahan bisnis proses juga. Semua ini memerlukan software business yang tepat guna,” lanjutnya.

Ia berharap penghargaan dan upaya SAP ini dapat menginspirasi lebih banyak talenta di Indonesia untuk terus bergerak untuk mencapai keunggulan yang dapat mensejahterakan Indonesia nantinya.

Penghargaan Indonesia Best CEO Awards – Employee’s Choice diberikan kepada 50 CEO atau presiden direktur dari perusahaan-perusahaan yang memperoleh nilai tertinggi di sub kategori masing-masing.

Pemenang dari setiap sub kategori diperoleh berdasarkan survei kumulatif yang dilakukan terhadap 8.000 karyawan dari lebih dari dua ratus perusahaan. Para pemimpin tersebut dinilai berdasarkan popularitas, kompetensi, kepemimpinan dalam krisis, dan personalitas.

Baca juga: Studi SAP temukan 91 persen UKM alami ketidakstabilan tenaga kerja
Baca juga: Perkuat ekosistem omnichannel, Blibli sabet Best CEO Awards 2022
Baca juga: Bappenas susun peta jalan digital untuk dorong transformasi ekonomi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel