Bos Smartfren: Apa Sudah Mendesak Pakai 5G?

Merdeka.com - Merdeka.com - President Director Smartfren Merza Fachys mengatakan kebutuhan masyarakat akan layanan 5G tidak bisa dipukul rata. Artinya, tidak seluruh pengguna layanan telekomunikasi membutuhkan teknologi generasi kelima.

"Sekarang begini, mari tanya diri kita masing-masing apa yang tidak bisa dilakukan gara-gara belum menggunakan 5G, ada gak? Mulai bangun tidur, tidur lagi, sampai selamat tidur. Kalau memang ada, ‘Pak, saya butuh urgent 5G. Saya gak bisa tidur gara-gara 5G’, misalnya begitu, baru lain hal," kata Merza saat ditemui usai acara Smartfren Unlimited Media Awards di Jakarta, Kamis (15/9).

Oleh sebab itu, diperlukan target yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan 5G. Merza mengungkapkan bahwa operator-operator seluler yang sudah menyediakan layanan 5G pun melakukannya. Terbukti, tidak semua wilayah digelar 5G. Menurutnya, 5G tidak akan di gelar seperti 3G atau 4G. Jaringan 5G tetap akan berdampingan dengan 4G nantinya.

"Kawan-kawan kita yang sudah menggelar 5G pun targeted. Tapi itulah sifat 5G dihadirkan di dunia ini," jelas dia.

Sejuah ini, layanan 5G di Indonesia telah digelar oleh Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XL Axiata secara komersial. Namun tidak semua wilayah cakupannya melayani teknologi baru. Layanan 5G hanya tersedia di beberapa lokasi dalam satu kota.

Lalu, bagaimana dengan Smartfren? Hingga kini, Smartfren belum merilis layanan 5G. Namun pada Februari 2022, Merza pernah mengatakan pihakya memiliki rencana untuk menggelar layanan 5G pada tahun ini. Meski begitu, Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys tidak ingin layanan 5G yang dihadirkan tak maksimal.

"Ketika kemudian Smartfren belum menggelar 5G sampai hari ini, terus orang bertanya, kok Smartfren gak gelar-gelar? Yang gelar aja, gak gelar lagi, kok. Apalagi yang belum gelar. Semua kalau kita datang ke seminar, webinar, konferensi, seluruh orang menggadang-gadang 5G akan jadi teknologi andal. Saya juga setuju, tinggal pertanyaannya, momentum itu kapan yang paling tepat? Kemarin kah, hari ini kah, besok, bulan depan, atau tahun depan? Kami sedang menanti momentum yang tepat untuk launching 5G," kata dia. [faz]