Bos Update Twitter, Perusahaannya Belanja Bitcoin Rp20 Triliun

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Baru-baru ini Elon Musk mengubah bio Twitter-nya, menjadi #bitcoin. Tak lama kemudian, muncul dokumen SEC bahwa salah satu perusahaannya, Tesla, telah membeli Bitcoin senilai US$1,5 miliar atau Rp20,9 triliun.

"Pada Januari 2021, kami memperbarui kebijakan investasi kami untuk memberi kami lebih banyak fleksibilitas, untuk lebih mendiversifikasi dan memaksimalkan pengembalian uang tunai kami yang tidak diperlukan agar menjaga likuiditas operasi yang memadai," isi dokumen tersebut.

Tesla menginvestasikan sebagian dari uang tunai dalam aset cadangan alternatif, termasuk aset digital. Total investasinya US$1,5 miliar dalam bentuk Bitcoin. Berdasarkan kebijakan itu, perusahaan dapat memperoleh dan menyimpan aset digital dari waktu ke waktu atau jangka panjang.

Menurut pengajuan tersebut, Tesla juga bakal menerima Bitcoin sebagai bentuk pembayaran untuk produknya dalam waktu dekat. Perusahaan mengikuti jejak MicroStrategy, sebuah perusahaan perangkat lunak yang baru-baru ini menginvestasikan miliaran dolar dalam format Bitcoin.

Pria kelahiran Afrika ini pernah bicara tentang bitcoin selama sesi obrolan di media sosial Clubhouse. Ia menyebut cryptocurrency akan diterima secara luas di masa depan, ujarnya, dikutip dari laman Mashable SE Asia, Selasa, 9 Februari 2021.

Tak lama setelah komentarnya tentang Bitcoin, Musk menghapus penyebutan Bitcoin dari bio Twitter-nya dan mulai membagikan meme tentang lelucon cryptocurrency 'Doge', yang membuat nilai Doge melonjak.

Untuk sementara ini, pengarsipan SEC Tesla hanya menyebutkan nama Bitcoin. Pengajuan tersebut juga mengatakan bahwa Tesla bebas untuk berinvestasi dalam bentuk emas batangan dan dana yang diperdagangkan di bursa emas.