Bos Uniqlo Hingga Softbank Tempati Daftar Teratas Orang Terkaya Jepang

Merdeka.com - Merdeka.com - Perang di Ukraina telah memporak-porandakan ekonomi dunia. Kenaikan harga komoditas yang melonjak membuat ekonomi setiap negara terganggu. Bahkan para Taipan di Jepang ikut merugi akibat dampak perang Rusia dan Ukraina.

Dikutip dari laman Forbes, 50 orang terkaya di Jepang kekayaannya menyusut hingga sepertiga dari hartanya menjadi USD 170 miliar atau setara Rp 2.453 triliun. Meski begitu, aset para pengusaha ini nilainya masih fantastis.

Salah satunya pengusaha ritel pakaian Tadashi Yanai atau Bos Uniqlo. Tahun lalu kekayaan milik Yanai menempatkannya menjadi orang kedua terkaya di Jepang. Namun di tahun ini, Tadashi berhasil merebut kembali posisi pertama orang terkaya di Negeri Sakura.

Sebenarnya, ketidakpastian global akibat geopolitik di Ukraina membuat kekayaan Tadashi turun hingga 44 persen. Namun dari gurita bisnisnya masih cukup untuk mengumpulkan harta sebanyak USD 23,6 miliar atau setara Rp 340,63 triliun.

Pada akhir Agustus 2021, perusahaan melaporkan laba bersih yang dihasilkan mencapai USD 1,5 miliar. Sedangkan total pendapatan sebesar USD 19,4 miliar.

Perlambatan terjadi pada penjualan di pasar domestik dan di China. Hal ini membuat saham Fast Retailing miliknya, yakni rantai toko Uniqlo. Yanai berambisi perusahaannya bisa sejajar dengan produk H&M dan Inditex yang merupakan induk usaha dari Zara.

Bos Keyence Jadi Orang Kedua Terkaya di Jepang

jadi orang kedua terkaya di jepang rev1.gif
jadi orang kedua terkaya di jepang rev1.gif

Posisi kedua orang terkaya di Jepang ditempati Takemitsu Takizaki. Pendiri pembuat sensor Keyence dengan total kekayaan USD 21,6 miliar.

Selain sebagai pendiri, dia juga pemasok sensor dan komponen elektronik untuk sistem otomasi pabrik. Pelanggan termasuk pembuat suku cadang mobil, perusahaan elektronik dan pengemas makanan.

Takizaki menggantikan posisi Yanai di peringkat kedua meskipun kekayaannya turun USD 4,2 miliar dibandingkan tahun lalu. Penjualan ke pelanggan di luar Jepang telah tumbuh dengan mantap dan menyumbang lebih dari 50 persen pendapatan.

Setengah Harta Terkuras, Bos Softbank Jadi Orang Ketiga Terkaya Di Jepang

Di urutan ketiga orang terkaya di Jepang yakni Pendiri sekaligus CEO Softbank Grup Masayoshi Son. Dia harus puas berada di peringkat ketiga karena kekayaannya banyak tergerus setelah pecah perang di Ukraina.

Dalam setahun kekayaan terkuras hingga setengahnya dan menyisakan USD 21,1 miliar. Di tengah kekalahan teknologi global, dua Vision Funds SoftBank melaporkan rekor kerugian yang dialami mencapai USD 27 miliar untuk tahun yang berakhir Maret 2022.

Vision Funds telah berinvestasi di lebih dari 100 perusahaan, termasuk perusahaan transportasi online Grab, pemimpin e-commerce Korea Coupang dan Paytm India.

Saham SoftBank terpukul pada tahun 2021 setelah perusahaan ride-hailing Didi Chuxing. Hal ini terjadi setelah menghadapi tekanan dari regulator China, memutuskan untuk delisting enam bulan setelah listing dan relist di AS di Hong Kong. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel