Bos Yamaha Ungkap Kelemahan Maverick Vinales

·Bacaan 1 menit

VIVA – CEO Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, tak mau berbicara banyak mengenai keputusan timnya menceraikan Maverick Vinales. Namun, dia mengungkapkan sedikit kelemahan Vinales selama menggeber motor Yamaha di MotoGP.

Menurut Jarvis, performa Vinales tidak begitu konsisten. Bahkan, hal itu terjadi bukan hanya dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya, tapi bisa terjadi di tempat sama beda jam. Kondisi seperti itu bisa terlihat saat di MotoGP Jerman musim ini.

"Saya akan mengatakan bahwa hasil di Saxony menjelaskan masalah yang dimiliki Maverick saat ini dalam kariernya. Terkadang sangat cepat, tapi kadang-kadang rusaknya sama seperti hebatnya," ujar Jarvis, dikutip Tuttomotoriweb, Sabtu 21 Agustus 2021.

"Saya pikir itu adalah tumit Achilles-nya, titik kelemahannya. Terkadang tidak bisa dijelaskan, sulit dimengerti. Itu bisa terjadi antara pagi dan sore hari atau dari satu lintasan ke lintasan lainnya," ujarnya.

Jarvis menambahlan, performa dan psikologis yang labil kemudian memperburuk hubungnnya dengan Yamaha. Hingga pada akhirnya, pabrikan asal Jepang itu tidak bisa menoleransi situasi tersebut.

Vinales pun dipaksa MotoGP 2021 lebih cepat setelah kontraknya diputus Monster Energy Yamaha. Akan tetapi, pada musim depan, Vinales resmi bergabung bersama Aprilia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel