BP Geopark Meratus gelar pameran foto di GFJA

Badan Pengelola Geopark Meratus dalam waktu dekat ini menggelar pameran foto di Galeri Foto Jurnalistik ANTARA sebagai bagian dari upaya promosi serta edukasi masyarakat mengenai Geopark Meratus.

Pameran digelar pada 4 - 13 Oktober 2022, bekerja sama dengan Perum LKBN ANTARA Biro Kalimantan Selatan.

"Pameran ini menjadi salah satu media promosi dan edukasi kepada masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri mengenai Geopark Meratus," kata Wakil Ketua BP Geopark Meratus Nurul Fajar Desira di Banjarbaru, Jumat.

Baca juga: KNIU: Geopark Meratus berpotensi dapat status UNESCO Global Geopark

Geopark Meratus yang saat ini tengah diajukan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG), menjalin kerja sama dengan parapihak, termasuk akademisi, kalangan bisnis, media, dan komunitas untuk pengembangan kawasan taman bumi, kata Fajar.

Sebanyak 40 foto yang akan dipamerkan dalam kegiatan tersebut merupakan pemenang dan nominator dalam lomba foto bertema Geopark Meratus Menuju Dunia yang digelar ANTARA Biro Kalimantan Selatan.

Ada tiga kategori foto yang dilombakan, yakni bentang alam, hayati, dan budaya atau kearifan lokal. Kompetisi foto ini dimulai pada 7 Maret hingga 31 Juni 2022, dan penetapan pemenang pada 22 Juli 2022.

Pameran akan dibuka oleh Gubernur Kalimantan Sahbirin Noor dan dihadiri para duta besar negara sahabat serta akademisi.

Selain pameran, juga akan digelar diskusi yang menghadirkan tiga pembicara, di antaranya dari BP Geopark Meratus.

Pada akhir Agustus, tim Komite Nasional Geopark Indonesia menetapkan dua geopark nasional, Geopark Karangsambung - Karangbolong dan Geopark Meratus sebagai kandidat "aspiring UGGp".

Baca juga: Gubernur: Melalui foto mempertajam Geopark Meratus lebih mendunia

Baca juga: KNIU: Berkas Geoprak Meratus untuk UGG diserahkan maksimal November

Kedua taman bumi tersebut selanjutnya akan direkomendasikan ke UNESCO untuk mendapat status sebagai UNESCO Global Geopark.

Pegunungan Meratus yang sudah berumur hampir 200 juta tahun memiliki sejarah geologi yang kompleks. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai geopark nasional pada 2018.

Kalimantan Selatan memiliki 74 potensi geosite yang terletak di sembilan kabupaten/kota, di antaranya Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Banjar, Kotabaru.