BPBD Bekasi: 7 Warga Terinfeksi Covid-19 Dievakuasi karena Banjir

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, mengevakuasi tujuh orang warga terkonfirmasi positif Covid-19, yang terjebak banjir di Komplek Mas Naga, Bintara Jaya, Bekasi Utara, Jumat (19/2/2021) pagi.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas yang menggunakan APD lengkap, menerjang banjir sambil menarik perahu karet yang dinaiki warga terkonfirmasi positif.

"Telah mengevakuasi 7 warga terinveksi Covid-19 yang terjebak di lokasi bisa," tulis BPBD Kota Bekasi dalam keterangan di akun Instagram @bpbd.kotabekasi.

Dalam keterangan disebutkan ketinggian air berkisar 40-100 sentimeter. Banjir disebabkan luapan air Kali Bong akibat hujan deras pada Jumat dini hari. Banjir juga menyebabkan lalu lintas tersendat dan aktivitas warga terhenti.

Diungsikan dengan Perahu Karet

Warga melintasi banjir yang merendam Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta, Kamis (18/2/2021). Hujan deras yang mengguyur sejak pagi tadi menyebabkan aliran Kali Tebet meluap hingga merendam Jalan Abdullah Syafei dengan ketinggian mencapai sepaha orang dewasa. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Warga melintasi banjir yang merendam Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta, Kamis (18/2/2021). Hujan deras yang mengguyur sejak pagi tadi menyebabkan aliran Kali Tebet meluap hingga merendam Jalan Abdullah Syafei dengan ketinggian mencapai sepaha orang dewasa. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Selain itu, evakuasi juga dilakukan petugas BPBD Kota Bekasi di Perumahan Jatibening Permai, Pondokgede. Sejumlah lansia dan balita yang terjebak banjir diungsikan menggunakan perahu karet.

Banjir di perumahan tersebut diketahui mencapai lebih dari satu meter. Hal ini disebabkan drainase yang buruk, serta letak perumahan yang merupakan cekungan dari perumahan yang terendam banjir, seperti Komplek AL dan Dosen IKIP.

Meski begitu, masih banyak warga yang memilih bertahan di lantai dua rumah. Petugas BPBD menyediakan 4 perahu karet untuk evakuasi dan memenuhi kebutuhan logistik bagi warga yang tidak mengungsi.

Saksikan Video Pilihan Berikut ini: