BPBD Bengkulu imbau pemudik waspadai titik rawan bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan mudik Idul Fitri untuk waspada saat melintas di beberapa titik rawan bencana di Provinsi Bengkulu.

Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Jaduliwan di Bengkulu, Kamis, mengatakan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki wilayah-wilayah yang rawan terjadi tanah longsor dan bencana lainnya.

Baca juga: Polda Bengkulu cek perbatasan Bengkulu-Sumbar

"Kondisi tanah di Provinsi Bengkulu tidak rata, dan saat ini sering turun hujan sehingga rawan terjadi tanah longsor dan banjir," kata Jaduliwan.

Ia mengatakan titik rawan bencana di Provinsi Bengkulu antara lain di jalan lintas Bengkulu-Rejang Lebong khususnya di daerah pegunungan, jalan lintas Kabupaten Bengkulu Selatan-Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan, jalan lintas Kabupaten Rejang Lebong-Lubuk Linggau.

Selanjutnya Kabupaten Lebong, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Bengkulu Utara yang juga rawan terjadi bencana tanah longsor dan banjir.

Baca juga: BPBD Lebak minta pemudik waspada jalur rawan longsor

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk berhati-hati saat melintasi wilayah tersebut meskipun pihaknya dan beberapa dinas terkait membuka pos penjagaan.

"Untuk masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar berhati-hati dan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Jaduliwan mengatakan, mengingat masyarakat telah dua tahun tidak melakukan mudik Idul Fitri akibat pandemi COVID-19 sehingga pada arus mudik tahun ini diperkirakan membludak.

Baca juga: BPBD Wonosobo imbau pemudik waspada daerah rawan bencana

"Oleh karena itu, kami terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan menurunkan tim untuk melakukan penjagaan di sekitar lokasi rawan longsor," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel