BPBD DKI: Hujan Deras Akibatkan Kali Sunter dan Kali Ciliwung Meluap

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto menyatakan hujan yang mengguyur Ibu Kota dan sekitarnya menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik.

"Tingginya curah hujan di hulu, menyebabkan luapan Kali Sunter dan Kali Ciliwung. Jadi, warga yang tinggal di sekitar Kali terdampak luapan tersebut," kata Sabdo dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/2021).

Kata dia, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Lanjut Sabdo pihaknya juga menyatakan terdapat puluhan RW di Ibu Kota terdampak banjir akibat hujan deras sejak Minggu (7/2/2021).

Kata dia, jumlah tersebut tersebar di dua kota administrasi yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

"Hingga pukul 12.00 WIB, Senin (8/2/2021), total terdapat 42 RW dan 150 RT yang terdampak banjir," ucap dia.

304 Jiwa Mengungsi

Kondisi lalu lintas saat banjir menggenangi Jalan Jatinegara Barat, Jakarta, Senin (8/2/2021). Ketinggian air yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat mencapai setinggi paha orang dewasa, sehingga menyebabkan kemacetan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Kondisi lalu lintas saat banjir menggenangi Jalan Jatinegara Barat, Jakarta, Senin (8/2/2021). Ketinggian air yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat mencapai setinggi paha orang dewasa, sehingga menyebabkan kemacetan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menurut Sabdo, bila dipersentasekan jumlah RT yang terdampak banjir sebanyak 0,492 persen. Jumlah keseluruhan RT di Jakarta sebanyak 30.470 RT.

Lanjut Sabdo, saat ini terdapat empat kecamatan dengan 17 RW, dan 38 RT yang terdampak di Jakarta Selatan.

"Ketinggian (banjir) 40-190 centimeter. Adapun jumlah pengungsi sebanyak 30 KK dengan total 304 jiwa," jelasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: