BPBD DKI kirim TRC bantu percepatan penanganan bencana di Jakut

·Bacaan 2 menit

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengirim 36 anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu percepatan penanganan bencana di wilayah Jakarta Utara.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ridwan, mengatakan, TRC disiagakan untuk mengantisipasi tiga hal yaitu pra, saat, dan pascabencana.

"Kami tetap berkoordinasi dengan BPBD Provinsi DKI Jakarta untuk kegiatan kebencanaan di wilayah Jakarta Utara di bawah komando Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Setiap harinya ada 12 orang yang disiagakan secara bergantian selama 24 jam di sini," ujar Ridwan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis.

Menurut Ridwan, masyarakat dapat menghubungi Pusat Informasi Jakarta Siaga 112 atau menggunakan tombol darurat pada aplikasi Jakarta Aman, jika menemukan atau mengalami keadaan darurat, agar segera ditindaklanjuti oleh tim terkait.

"Diharapkan ada penguatan fungsi dalam mitigasi bencana. Artinya, sekalipun ada bencana maka Pemerintah Kota Jakarta Utara bisa meminimalisir kerugian yang disebabkan oleh bencana tersebut," katanya.

Baca juga: Pemkot Jakarta Utara menyimulasikan tata cara evakuasi bencana gempa

Demikian juga saat terjadi bencana, penanganan, dan evakuasi, bisa dilakukan serta dimonitor secara cepat. Untuk tindakan pascabencana, antara lain, asesmen lokasi dan layanan dukungan psikososial.

Layanan dukungan psikososial dilakukan untuk mengembalikan kesehatan mental atau psikologi kepada para penyintas bencana. "Kegiatan PFA ini juga disertai dengan memberikan bantuan logistik berupa makanan dan minuman," katanya.

Adapun asesmen lokasi bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai seberapa besar kerusakan, jumlah kerugian, lokasi pengungsian, dan kebutuhan-kebutuhan pascabencana yang diperlukan oleh para penyintas.

Perbantuan TRC BPBD Provinsi DKI Jakarta di Pemerintah Kota Jakarta Utara disambut baik oleh Pelaksana tugas Asisten Pemerintahan/Sekretaris Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman.

"Ini sesuai dengan arahan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahwa ada 36 orang TRC dari BPBD Provinsi DKI Jakarta yang ditempatkan di Jakarta Utara," ujar Wawan.

Terkait genangan yang timbul di wilayah Jakarta Utara, Wawan meminta TRC juga harus mengetahui tiga penyebabnya, di antaranya curah hujan tinggi, banjir kiriman, dan ketinggian air pasang atau rob.

Baca juga: Kepala BPBD DKI minta warga tengok medsos resmi antisipasi bencana
Baca juga: BPBD DKI petakan ada 100 RW rawan banjir di Jakarta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel