BPBD DKI pastikan genangan di Jakarta sudah surut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan genangan yang terjadi di tiga ruas jalan dan permukiman warga di tujuh Rukun Tetangga (RT) sudah surut setelah petugas melakukan penyedotan.

"Ini berkat upaya kolaborasi yang dilakukan BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU kelurahan," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji di Jakarta, Kamis.

Pihaknya mengerahkan personel berikut peralatan pendukung seperti pompa keliling untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Ia menambahkan peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW dan tokoh masyarakat lainnya.

Genangan tersebut di antaranya dipicu kenaikan status siaga menjadi waspada di Pos Cipinang Hulu dan Pos Sunter Hulu akibat intensitas hujan sedang hingga lebat melanda sebagian wilayah DKI Jakarta.

Setelah hujan mengguyur Jakarta, BPBD DKI mendata ada tiga ruas jalan dan tujuh RT tergenang dengan ketinggian air bervariasi 20-30 centimeter.

Adapun permukiman warga yang yang tergenang yakni di Jakarta Barat meliputi masing-masing satu RT di Kelurahan Kembangan Utara, Joglo, Duri Kosambi, dan dua RT di Kelurahan Rawa Buaya.

Kemudian di Jakarta Utara dan Jakarta Timur masing-masing satu RT di Kelurahan Rorotan dan Rawa Terate.

Sementara itu, ruas jalan yang tergenang terdapat tiga ruas yakni Jalan Strategi Raya di Joglo, Jakarta Barat, kemudian Jalan Hiu di Penjaringan, Jakarta Utara dan Jalan Benda Kamal Raya di Jakarta Barat.

Di sisi lain, BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbuh Isnawa.
Baca juga: Heru cek proyek rumah pompa Pulomas yang berfungsi hadapi banjir
Baca juga: BPBD DKI minta RT/RW laporkan potensi rawan longsor
Baca juga: Waduk Wirajasa mampu atasi banjir di Cipinang Melayu