BPBD Garut siapkan bantuan bagi warga yang rumahnya roboh akibat gempa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan, pemerintah daerah menyiapkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang rumahnya roboh dampak kejadian gempa bumi di Kecamatan Cisompet.

"Bantuan disiapkan, dan bisa diusulkan dibantu oleh camat setempat," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi di Garut, Senin.

Baca juga: Gempa dangkal magnitudo 5,3 terjadi di selatan Garut

Ia menuturkan, gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Garut pada Sabtu (12/11) malam sempat dirasakan masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir pantai Garut.

Akibat guncangan gempa bumi itu, kata dia, dilaporkan satu rumah warga di Desa Jatisari, Kecamatan Cisompet roboh, karena kondisi bangunan semi permanen itu sudah rapuh.

"Robohnya karena kondisi bangunannya sudah tua, sudah keropos tiang-tiangnya, makanya saat gempa mudah roboh," kata Satria.

Baca juga: BPBD Garut: Tidak ada kerusakan akibat gempa Sukabumi

Ia menyampaikan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena kebetulan pemilik rumah sudah lebih dulu mengosongkan rumah dan tinggal di saudaranya sebelum terjadi gempa.

BPBD Kabupaten Garut bersama aparatur pemerintah setempat, kata dia, sudah melakukan pemeriksaan, dan dipersilakan untuk mengusulkan bantuan program rumah tidak layak huni (rutilahu) kepada pemerintah daerah.

Baca juga: BPBD Garut: Aktivitas gempa Gunung Guntur dalam kondisi normal

"Nanti bisa diusulkan bantuan rutilahu, atau permohonan bantuan material bangunan yang bisa didorong oleh kecamatan," katanya.

Ia menyampaikan, kejadian rumah roboh karena sudah berusia tua dan juga material bangunannya rapuh itu, harus menjadi perhatian semua pihak, terutama masyarakat untuk rutin mengecek rumahnya.

Baca juga: Gempa Pangandaran sebabkan kerusakan rumah warga di Garut dan Ciamis

Menurut dia, ancaman bencana bisa saja terjadi kembali, untuk itu menjadi perhatian semua elemen masyarakat agar segera memperbaiki kondisi rumahnya yang dinilai membahayakan bagi penghuninya.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan struktur bangunan rumah, dicek lagi, saling mengingatkan, kalau ada yang sudah rapuh, bisa diganti, atau diperbaiki," katanya. n***3***

Baca juga: Gempa Pangandaran guncang wilayah Priangan Timur
Baca juga: Pemkab Garut ingatkan desa sepanjang pantai untuk waspadai tsunami
Baca juga: BMKG: Rentetan gempa 7 Juli patut diwaspadai