BPBD: Genangan Halte Duren Tiga telah surut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan bahwa genangan air di Halte TransJakarta Duren Tiga, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, telah dilakukan penanganan dan saat ini telah surut.

"Genangan di Halte Busway Duren Tiga sekitar 30-50 cm, dan telah dilakukan penanganan. Kami juga telah konfirmasi dengan Dishub, saat ini genangan di sana telah surut," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam pesan singkatnya di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: BPBD DKI sedot banjir setinggi 1,2 meter di Pela Mampang

Isnawa menjelaskan bahwa dalam penanganan genangan air di lokasi tersebut petugas BPBD dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, telah ada dilokasi sejak siang dan dilakukan penyedotan oleh pompa mobile SDA serta mobil Pemadam Kebakaran.

"Genangan sudah surut seiring hujan yang mulai berhenti," ucapnya.

Genangan di Halte Duren Tiga sendiri lewat video yang diambil oleh salah seorang warganet bernama Henni Veronica Joentak yang kemudian diunggah oleh akun Instagram @jktinfo sekitar pukul 14.00 WIB, dengan keterangan berbunyi "Sabtu (5/11) Pantauan dari Halte Duren tiga Mampang pada siang hari ini".

Berdasarkan keterangan dari BPBD DKI Jakarta sampai dengan pukul 15.00 WIB, selain di kawasan Halte Duren Tiga, masih ada enam ruas jalan tergenang dan 68 RT atau 0,223 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: BPBD DKI petakan 11 wilayah berpotensi tanah gerak

Adapun data wilayah terdampak yang masih tergenang adalah sebagai berikut:

Jakarta Selatan terdapat 68 RT yang terdiri dari:
Kelurahan Bintaro
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 40 s.d 50 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Kelurahan Pesanggrahan
- Jumlah: 11 RT
- Ketinggian: 50 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Uangan

Kelurahan Cipete Utara
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 50 s.d 70 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Petogogan
- Jumlah: 38 RT
- Ketinggian: 75 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Cipulir
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Kelurahan Kebayoran Lama Utara
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 40 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Grogol

Kelurahan Gandaria Selatan
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 75 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Grogol

Kelurahan Cilandak Timur
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 110 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Tegal Parang
- Jumlah: 7 RT
- Ketinggian: 50 s.d 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang.

Baca juga: DKI koordinasi dengan berbagai unsur atasi 10 jalan tergenang

Jalan Tergenang terdapat enam ruas jalan:
1.Jl. Ciledug raya (SESKOAL), Jakarta Selatan
Ketinggian: 30 cm
2.Jl. Dharmawangsa raya Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Ketinggian: 20 cm
3.Jl. Ciledug Raya Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Ketinggian: 40 cm
4.Jl. Kesehatan Raya Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan
Ketinggian: 50 cm
5.Jl.Kesehatan VI Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan
Ketinggian: 30 cm
6.Jl. Kemang raya Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Ketinggian: 40 cm

Isnawa menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan berbagai unsur yang bertanggung jawab dalam penanganan banjir di DKI Jakarta untuk mengatasi genangan seperti dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat.

"Untuk penyedotan genangan. Saya juga ingatkan rekan-rekan lurah, RW, RT dan petugas PPSU agar di musim penghujan sering cek saluran-saluran atau tali-tali air yang ada berfungsi dengan baik," ucap Isnawa.

Baca juga: SDA DKI sebut progres 942 proyek rata-rata sudah di atas 50 persen