BPBD imbau warga tidak tinggalkan kunci di bawah keset kaki saat mudik

·Bacaan 2 menit

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik agar tidak meninggalkan kunci rumah di tempat yang biasa diketahui orang seperti di bawah keset

"Pastikan untuk membawa kunci dan tidak ditinggalkan di tempat-tempat yang biasa diketahui orang seperti, di bawah keset, pot tanaman dan sebagainya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Deni Koswara di Tangerang Senin dalam keterangannya.

Ia juga meminta kepada warga untuk memastikan seluruh seluruh pintu dan jendela rumah terkunci. Ini merupakan hal paling dasar untuk dilakukan sebelum meninggalkan rumah. "Jika perlu, tambah gembok untuk menambah keamanan," katanya.

Ia mengatakan penting untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman dari keberangkatan saat mudik hingga pulang.
"Tidak sedikit ada kasus pencurian atau korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran saat rumah ditinggal pemiliknya mudik. Maka dari itu, pastikan keadaan rumah dalam kondisi aman mulai dari keberangkatan hingga pulang," katanya.

Baca juga: Dishub Kota Tangerang prediksi arus mudik meningkat pada H-10

Baca juga: Petugas tutup empat putar balik kendaraan di Pasar Tegal Gubug Cirebon

Imbauan lainnya adalah untuk mematikan seluruh barang elektronik seperti televisi, AC, kipas angin, dan lain-lain agar menghindari korsleting listrik.

"Selain itu, lepaskan juga regulator tabung gas sehingga meminimalisir terjadinya kebocoran gas yang bisa mengakibatkan kebakaran," ujarnya.

Lalu mengosongkan penampungan air merupakan cara untuk mencegah nyamuk bertelur dan berbagai macam sarang penyakit. Lebih baik lagi, jika tempat penampungan air ditutup.

Simpan barang berharga di tempat aman seperti emas, surat-surat berharga, uang, dan perhiasan harus disimpan di tempat yang aman seperti brankas.

"Jangan lupa untuk menitipkan rumah ke orang yang dipercaya seperti saudara, tetangga atau pihak keamanan. Sampaikan juga berapa lama rumah akan ditinggalkan untuk mudik," katanya.

Untuk masyarakat yang hendak melaksanakan mudik, pastikan untuk memeriksa seluruh kondisi rumah dengan detil. Jangan lupa juga untuk terus menerapkan protokol kesehatan sehingga mudik dapat dilakukan dengan aman, nyaman, dan selamat hingga pulang ke rumah kembali.

Jika masyarakat membutuhkan bantuan dalam keadaan darurat dapat menghubungi BPBD melalui call center 112 atau call center BPBD di nomor 021-5582144.*

Baca juga: Menkes: Tetap pakai masker jelang Lebaran meski kasus COVID-19 rendah

Baca juga: BMKG kenalkan sistem informasi cuaca maritim dukung mudik laut aman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel