BPBD Jabar Dirikan Sentra Vaksinasi di Bogor, Target 56 Ribu Warga

·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mendirikan sentra vaksinasi vaksin COVID-19 di Kabupaten Bogor, untuk mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity, dengan target 56 ribu warga tervaksin dalam 3 hari.

Sentra vaksinasi berbasis kecamatan diselenggarakan di Kabupaten Bogor, tepatnya di 10 kecamatan. Di antaranya Ciomas, Sukaraja, Parung, Kemang, Cileungsi, Gunung Putri, Citeureup, Tajur Halang, Bojong Gede, Cibinong.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Dani Ramdan menjelaskan, vaksinasi ini bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurut dia, vaksinasi dilakukan tiga kali yakni pada 26 dan 28 Juli serta 2 Agustus mendatang. Dia berharap masing-masing pelaksanaan diikuti 30 ribu orang.

"Dari 10 kecamatan itu, masing-masing kecamatan 3 ribu orang yang divaksin," ujar Dani, Kamis, 29 Juli 2021.

Dengan mempertimbangkan kendala di masyarakat, pihaknya menargetkan 56 ribu warga. Dani berharap langkah ini akan meminimalisasi risiko kematian akibat terpapar virus tersebut. Dani mengakui ini merupakan pekerjaan tidak mudah, terlebih jika mengingat jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 50 juta jiwa.

"Semoga kesempatan baik ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membentuk kekebalan tubuh," katanya.

Secara keseluruhan, target vaksinasi mencapai 70-80 persen atau sekitar 37 juta jiwa. Oleh karena itu, sentra vaksinasi diperlukan untuk memperbanyak jumlah warga yang divaksin. "Angka yang sangat besar, tidak mungkin dicapai dengan cara yang biasanya butuh 10 tahun," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin menjelaskan, sasaran vaksinasi di daerahnya sebanyak 4,2 juta jiwa dari total jumlah penduduk 5,7 juta jiwa. Untuk mencapai 20 persen, menurutnya, diperlukan 1,2 juta jiwa yang ditargetkan tercapai hingga Agustus mendatang.

Di luar sentra vaksinasi yang bekerja sama dengan BPBD Jawa Barat, pihaknya menggelar vaksinasi setiap Senin dan Rabu di masing-masing Puskesmas dengan target harian 2 ribu orang. "Totalnya 160 ribu per minggu. Kami lakukan di 40 kecamatan," katanya.

Dia meyakini peningkatam vaksinasi ini akan berbanding lurus dengan penurunan tingkat kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

Burhanudin pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat kasus COVID-19 yang cukup tinggi. "BOR rumah sakit di angka 73 persen. Dari 10 TPU, sudah penuh. Kita buka empat titik lagi pemakaman umum," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel