BPBD Limapuluh Kota imbau pemudik waspadai daerah banjir dan longsor

·Bacaan 2 menit

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mengimbau pemudik yang akan melewati daerah tersebut agar terus waspada potensi terjadinya bencana banjir dan longsor di sejumlah titik.

"Dalam rangka Lebaran Idul Fitri 1443 H, kita menghimbau kepada pemudik yang mau pulang kampung dan melintasi Kabupaten Limapuluh Kota untuk memonitor kondisi cuaca dan waspada di titik-titik rawan longsor," kata Plt. Kalaksa BPBD Limapuluh Kota Rahmadinol di Sarilamak, Senin (18/4).

Ia mengatakan bahwa beberapa daerah yang rawan banjir seperti di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Harau, Payakumbuh, Mungka, dan Pangkalan.

Sedangkan untuk daerah yang rawan longsor di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Situjuah, Suliki, Gunuang Omeh, dan Bukik Barisan.

Baca juga: BPBD imbau warga tidak tinggalkan kunci di bawah keset kaki saat mudik

Baca juga: Pertamina Sumbagut pastikan kebutuhan BBM masyarakat Sumbar terpenuhi

"Sementara untuk daerah yang rawan banjir dan longsor itu ada di Nagari Koto Alam, Manggilang dan Pangkalan. Terutama saat ini cuaca tak menentu," ujarnya.

Oleh sebab itu, pengendara roda dua maupun roda empat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati saat melintas di daerah rawan banjir dan longsor.

Menurutnya, sesuai arahan Tim Pusat, Tim BPBD Kabupaten Limapuluh Kota juga akan bergabung bersama unsur lainnya untuk memonitor beberapa titik yang rawan longsor.

"Sesuai rapat koordinasi, sampai saat ini untuk penempatan petugas di jalur yang rawan longsor kita masih menunggu instruksi selanjutnya, kita juga akan segera menyiapkan personel termasuk Tim Reaksi Cepat (TRC)," kata dia.

Ia mengatakan nantinya akan ada alat berat yang disiagakan atau ditempatkan di beberapa daerah yang rawan longsor salah satunya di jalan nasional atau jalur Sumbar-Riau.

"Selain itu alat berat milik Kabupaten Limapuluh Kota yang berada di Dinas PUPR juga kita siagakan. Sekali lagi saya ingatkan agar nanti pemudik kita tetap waspada," ungkapnya.*

Baca juga: Polda Bengkulu cek perbatasan Bengkulu-Sumbar

Baca juga: Keluarga sampaikan kronologis tiga pemudik hanyut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel