BPBD NTT: Dana bantuan korban Seroja telah disalurkan ke 16 pemda

·Bacaan 2 menit

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Ambrosius Kodo mengatakan dana bantuan bagi korban badai siklon Seroja senilai Rp849,3 miliar telah disalurkan bagi 16 pemerintah daerah di provinsi itu.

"Dana bantuan ini telah ditransfer langsung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke rekening masing-masing kabupaten/kota pada akhir Desember 2021," katanya ketika dihubungi di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan penyaluran dana bantuan bagi korban badai siklon tropis Seroja yang melanda wilayah NTT pada April 2021 lalu.

Ke-16 pemda yang menerima dana bantuan itu di antaranya Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Sabu Raijua, Rote Ndao.

Selain itu Kabupaten Alor, Lembata, Flores Timur, Ende, Ngada, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Barat.

Baca juga: Korban badai seroja di Takari Kupang belum dapat bantuan

Baca juga: Anggota DPRD NTT desak pemprov segera salurkan dana bantuan Seroja

Ambrosius mengatakan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki sebanyak 53.400 rumah warga yang rusak akibat badai Seroja yang tersebar di 16 kabupaten tersebut.

Ia menjelaskan rumah warga yang mengalami rusak berat sebanyak 5.346 unit yang akan mendapat bantuan sebesar Rp50 juta per/rumah. Sedangkan rumah yang rusak sedang 6.766 unit dengan nilai bantuan Rp25 juta/rumah, dan yang rusak sedang sebanyak 41.288 unit dengan nilai bantuan Rp10 juta/rumah.

Ia mengatakan dana bantuan tersebut saat ini sudah ada di rekening masing-masing pemda dan selanjutnya akan disalurkan kepada sasaran setelah dilakukan verifikasi dan validasi lagi.

"Nantinya akan ditetapkan melalui surat keputusan kepala daerah dan mereka mengalokasikan dana pendampingan untuk bisa melaksanakan perbaikan rumah-rumah warga," katanya.

Ambrosius menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi serta pendampingan agar pemanfaatan bantuan tersebut berjalan lancar sesuai dengan ketentuan, mekanisme, dan peruntukannya.

Baca juga: Nelayan Kota Kupang keluhkan tak ada bantuan bencana Seroja

Baca juga: 261 KK di Kota Kupang dapat bantuan dana tunggu hunian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel