BPJS Kesehatan buka posko mudik di Terminal Pulo Gebang

·Bacaan 3 menit

BPJS Kesehatan menghadirkan posko mudik di tujuh titik padat mudik, termasuk Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, guna memastikan peserta JKN-KIS maupun masyarakat luas dapat menjalani mudik Lebaran 2022 dengan aman dan nyaman.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, mengatakan bahwa posko mudik tersebut dihadirkan untuk membantu mendukung kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pemudik, dengan tetap mengedepankan standar protokol kesehatan.

“Ini bentuk kepedulian BPJS Kesehatan di dalam masyarakat untuk ikut serta dalam membantu kelancaran umat Islam dalam mudik Lebaran,” katanya saat meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa.

Pemudik bisa mendapatkan layanan yang disiapkan oleh BPJS Kesehatan, di antaranya konsultasi kesehatan, pijat relaksasi, pemeriksaan kesehatan, penyediaan obat-obatan, pemberian tindakan sederhana yang bersifat "emergency" dan pemberian rujukan bila diperlukan.

"Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa dinikmati secara gratis, sehingga pemudik tak perlu sungkan memanfaatkannya," katanya.

Posko Mudik BPJS Kesehatan hadir mulai 26 April – 1 Mei 2022, serta tersedia pula selama arus balik mulai 4-8 Mei 2022.

Selain Terminal Pulo Gebang, BPJS Kesehatan juga membuka enam titik posko mudik lainnya yaitu rest area tol Cikampek Km 57, rest area tol Ungaran Km 429, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, rest area Banjaratma Km 260B Brebes, dan rest area Cipali Km 164B Majalengka.

Ia menambahkan BPJS Kesehatan juga menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada pemudik untuk memanfaatkan berbagai kanal digital yang disediakan BPJS Kesehatan untuk memudahkan urusan administratif.

Misalnya, aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (CHIKA) dan Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) Terintegrasi, yang sudah diimplementasikan sejak Februari 2022 dan siap melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) secara tanpa batas.

Sehingga, kata dia, proses layanan peserta JKN-KIS bisa dilakukan di seluruh Indonesia, tidak bergantung pada domisili peserta saat ini.

Posko mudik BPJS Kesehatan akan beroperasi selama 24 jam penuh, terbagi atas tiga tim yang bertugas secara bergantian setiap delapan jam.

Masing-masing tim tersebut, kata Ghufron Mukti, terdiri atas dua orang petugas BPJS Kesehatan, satu orang dokter, dua orang paramedis, dan satu pengemudi ambulans.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar menyatakan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan yang dinilai telah berupaya mengakomodir kebutuhan pemudik dengan membuka posko mudik di Terminal Pulogebang dan titik padat pemudik lainnya.

“Ini adalah hak dan kewajiban, kewajiban anggota membayarkan preminya, yang mandiri, kewajiban BPJS Kesehatan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Siapa saja bisa dilayani di sini, ada tempat pijat, layanan kesehatan, dan sebagainya, memastikan yang pulang kampung itu sehat,” katanya.

Ia berharap posko tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, setidaknya mendapatkan informasi serta memahami hak yang diterima dan kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai peserta JKN-KIS.

“Kalau kurang sehat silakan diperiksa kesehatannya, sopir-sopir yang capek yang mengantuk silakan pijat di sini. Ini semua diberikan kepedulian BPJS terhadap masyarakat anggota-anggotanya,” demikian Muhammad Anwar.


Baca juga: BPJS Kesehatan siagakan dokter di posko mudik

Baca juga: Pemudik peserta BPJS bisa langsung dapat layanan IGD

Baca juga: Posko Mudik BPJS Karawang sediakan relaksasi

Baca juga: Pemudik diimbau manfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk konsultasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel