BPJS Kesehatan Lhokseumawe bayar klaim rumah sakit capai Rp69 miliar

·Bacaan 1 menit

Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Provinsi Aceh, membayar biaya klaim pelayanan peserta jaminan kesehatan kepada rumah sakit mitra mencapai Rp69 miliar lebih sepanjang 2022.

Kepala BPJS Kesehatan Lhokseumawe Manna di Lhokseumawe, Selasa, mengatakan klaim sebesar Rp69 miliar tersebut dibayarkan kepada 10 fasilitas kesehatan tingkat rujukan lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit.

Baca juga: BPJS Kesehatan gandeng tiga mitra perbankan tingkatkan mutu FKTP

"Pembayaran klaim fasilitas kesehatan selama ini cukup lancar. Ini bentuk komitmen kami pada masyarakat peserta JKN-KIS aktif," kata Manna.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya meminta rumah sakit untuk terus meningkatkan pelayanan, melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.

"Kami imbau rumah sakit memberikan pelayanan maksimal masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan sarana dan prasarana sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan," katanya.

Baca juga: BPJS Kesehatan kejar capaian 98 persen kepesertaan pada 2024

Ia mengatakan total peserta untuk wilayah kerja BPJS Kesehatan Lhokseumawe meliputi Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, dan Kota Lhokseumawe mencapai 1.582.441 jiwa.

"Untuk segmen peserta penerima bantuan iuran, baik yang bersumber dari APBN maupun APBA yang masuk dalam jaminan kesehatan Aceh atau JKA mencapai 1.302.662 jiwa," kata Manna.

Kepada peserta JKN-KIS, Manna mengimbau masyarakat memanfaatkan kemudahan kanal layanan daring untuk kemudahan akses layanan administrasi.

Baca juga: BPJS Kesehatan tingkatkan aksesibilitas pelayanan jaminan kesehatan

Untuk kemudahan layanan bisa menghubungi nomor 08118165165 serta pemanfaatan aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh secara gratis.

"Jika ada kendala pelayanan jaminan kesehatan di rumah sakit bisa langsung menghubungi petugas pemberian informasi dan penanganan pengaduan yang ada di setiap rumah sakit mitra BPJS Kesehatan," kata Manna.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel