BPJT: lalu lintas arus mudik jalan tol terkendali

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit mengatakan lalu lintas di jalan tol sangat terkendali setelah dilakukan sistem satu arah oleh pihak Kepolisian.

"Kami melihat lalu lintas sangat terkendali, dan apa yang dilakukan oleh kepolisian sangat efektif," kata Danang di Cirebon, Sabtu.

Danang mengatakan, dari pantauan udara yang dilakukannya mulai dari Jakarta hingga ke Cirebon, semua terkendali, setelah pihak Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas satu arah.

Menurut dia, kesiapan jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga dan Astra Tol Cipali, juga sudah baik, tidak ada antrean kendaraan di tempat istirahat yang mengakibatkan kepadatan.

Baca juga: BPJT Kementerian PUPR dukung pelaksanaan kelancaran mudik Lebaran 2022

Baca juga: Larangan mudik, BPJT berharap penambahan personel dalam penyekatan tol

"Manajemen parkir di tempat istirahat sudah bagus. Kami meminta agar tempat istirahat jangan sampai ada antrean kendaraan, apalagi sampai menutup jalan dan melebar ke jalan utama," tuturnya.

Selain itu Danang, juga mengimbau kepada para pengguna jalan tol agar tidak berhenti di bahu jalan, hal tersebut sangat membahayakan, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Untuk itu, ketika lelah Danang mengimbau agar masyarakat masuk ke tempat istirahat yang sudah disediakan oleh para pengelola jalan tol.

"Kami mengingatkan pengguna jalan agar tidak berhenti di bahu jalan, karena itu membahayakan," katanya.

Sementara Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan puncak arus lalu lintas di Tol Cipali sudah terlampaui dengan total kendaraan yang melintas sebanyak 105 ribu unit.

"Itu terjadi pada tanggal 28 April lalu, dan kini dipastikan arus lalu lintas ramai lancar," katanya.

Baca juga: Jalan Tol Cipali lancar dengan diterapkannya one way

Baca juga: Lalu lintas Tol Cipali diprediksi meningkat 48 persen pada musim mudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel