BPK dan DPR duduk satu meja bahas BUMN bermasalah

MERDEKA.COM, Komisi VI DPR menggelar rapat konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Agenda utamanya pembahasan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bermasalah.

"Rapat konsultasi dengan Komisi VI. Jadi komisi VI itu ingin mengetahui, BUMN mana saja yang bermasalah," kata Wakil Ketua BPK Hasan Bisri di komplek parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (28/11).

Hasan menjelaskan, yang dimaksud BUMN bermasalah, adalah badan usaha yang tidak memberikan keuntungan kepada negara. Malah justru membebani negara.

Untuk itu, BPK berkonsultasi dengan Komisi VI DPR sebagai upaya menangani persoalan tersebut. Rencananya, rapat konsultasi akan dilakukan secara berkala untuk membahas satu persatu BUMN yang bermasalah.

"Ya ini baru rapat pertama, kita akan adakan rapat-rapat berikutnya untuk membahas BUMN lain. Ini baru PLN karena waktunya gak cukup, mungkin nanti Merpati (PT Merpati Nusantara Airlines)," terangnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.