BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal E Halim mengatakan, pihaknya akan membentuk tim pencari fakta (TPF) guna mengusut kasus gagal ginjal akut. Hal itu dia sampaikan usai rapat bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (3/11).

"Kita akan membentuk TPF sendiri jadi kami akan membentuk TPF dan kita cek di mana masalahnya," katanya.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan mengumumkan bagaimana sistem kerja TPF. Nantinya rekomendasi TPF akan sampaikan kepada pemerintah guna mengusut permasalahan gagal ginjal akut pada anak.

"Kita akan rilis posko dan rekomendasi kepada pemerintah dan pembentukan TPF untuk mendapatkan hasil yang komprehensif, kenapa sih ada kasus meninggal 178 dari obat sirop yang sudah puluhan tahun kita konsumsi, kok baru terjadi saat ini," ungkapnya.

178 Anak Meninggal akibat Gagal Ginjal Akut

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mencatat kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia tembus 325 kasus per (1/11). Dia melaporkan, 178 anak di antaranya meninggal dunia.

"Data kemarin yang kita monitor ada 325 kasus gagal ginjal akut di seluruh Indonesia," kata Budi Gunadi, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/11).

Dia mengungkapkan, penyumbang kasus terbanyak adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Aceh, Sumatera Barat, dan Bali.

"Meninggalnya 178 dari 325 sekitar 54 persen. Ini sudah menurun dari kondisi sebelumnya yang sempat mencapai 60 persen," imbuhnya. [fik]