BPS: Harga Beras Turun 4 Persen selama September 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Harga beras turun sepanjang September 2021. Penurunan terjadi di seluruh jenis beras baik untuk kualitas premium, medium dan di bawahnya.

"Dibandingkan dengan September 2020, rata-rata harga beras di penggilingan pada September 2021 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing- masing turun sebesar 4,21 persen, 4,70 persen dan 4,85 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Selama September 2021, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan terhadap 1.155 observasi beras di penggilingan pada 886 perusahaan penggilingan di 31 provinsi.

Pada September 2021, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp 9.456,00 per kg, turun sebesar 0,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp8.962,00 per kg atau naik sebesar 0,52 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp8.589,00 per kg atau turun sebesar 1,15 persen.

Dari 1.734 transaksi penjualan gabah di 29 provinsi selama September 2021, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 64,59 persen, gabah kering giling (GKG) 20,13 persen dan gabah luar kualitas 15,28 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harga Gabah

Petani memisahkan bulir padi dari tangkainya saat panen di sawah yang terletak di belakang PLTU Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (4/8/2019). Kurangnya pasokan beras dari petani akibat musim kemarau menyebabkan harga gabah naik. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petani memisahkan bulir padi dari tangkainya saat panen di sawah yang terletak di belakang PLTU Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (4/8/2019). Kurangnya pasokan beras dari petani akibat musim kemarau menyebabkan harga gabah naik. (merdeka.com/Arie Basuki)

Selama September 2021, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp 4.548,00 per kg atau naik 2,25 persen dan di tingkat penggilingan Rp 4.649,00 per kg atau naik 2,28 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp 5.048,00 per kg atau naik 0,19 persen dan di tingkat penggilingan Rp 5.164,00 per kg atau naik 0,32 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp 4.356,00 per kg atau naik 2,69 persen dan di tingkat penggilingan Rp 4.483,00 per kg atau naik 3,27 persen.

Dibandingkan September 2020, rata-rata harga gabah pada September 2021 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing turun sebesar 7,01 persen; 6,35 persen; dan 5,14 persen.

"Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada September 2021 dibandingkan dengan September 2020 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing turun sebesar 6,94 persen, 6,44 persen dan 4,14 persen," tandas Margo.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel