BPS: Inflasi Februari Tertinggi dalam Sepuluh Tahun

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan laju inflasi pada Februari 2013 yang tercatat mencapai 0,75 persen, merupakan angka tertinggi dibandingkan bulan yang sama dalam sepuluh tahun terakhir.

"Inflasi ini memang cukup tinggi dalam sepuluh tahun terakhir," ujarnya di Jakarta, Jumat.

Menurut Suryamin, salah satu penyebab laju inflasi tinggi pada Februari ini karena adanya kebijakan pembatasan impor komoditas holtikultura yang dilakukan pemerintah sehingga menyebabkan kenaikan harga.

"Kebijakan pemerintah ini menyebabkan kenaikan harga, padahal permintaan tinggi dan suplai dalam negeri masih menyesuaikan," katanya.

Suryamin mengharapkan pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga komoditas tersebut, karena laju inflasi pada awal tahun ini sudah termasuk tinggi.

"Mudah-mudahan seterusnya tidak terlalu tinggi dan tidak ada tekanan terhadap harga," ujarnya.

Suryamin menambahkan inflasi pada Februari dipengaruhi inflasi umum yang tercatat mencapai 0,75 persen, inflasi inti 0,30 persen, harga diatur pemerintah 0,72 persen dan harga bergejolak 2,32 persen.

"Tingginya harga diatur pemerintah memperlihatkan, pengaruh kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang diberlakukan pada awal tahun, mulai terasa," katanya.

Menurut dia, berdasarkan komponen pengeluaran, kelompok bahan makanan masih menjadi penyumbang inflasi terbesar yaitu 2,08 persen yang diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,82 persen.

Kemudian, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,47 persen, kelompok kesehatan 0,56 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,19 persen.

Dengan demikian, inflasi tahun kalender Januari-Februari 2013 tercatat mencapai 1,79 persen, sedangkan inflasi year on year (yoy) 5,31 persen, inflasi komponen inti 0,30 persen dan inflasi inti year on year (yoy) 4,29 persen.

Suryamin menambahkan, dari 66 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), sebanyak 60 kota mengalami inflasi dan enam kota terkena deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 3,15 persen dan Lhokseumawe 1,78 persen.

"Sedangkan inflasi terendah terjadi di Sibolga yang tercatat sebesar 0,12 persen," ujarnya.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Ambon yang tercatat mencapai 2,29 persen dan Maumere 0,92 persen.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...