BPS-IPB University digandeng lakukan diseminasi profil anak di Bogor

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menggandeng Badan Pusat Statistik dan Institut Pertanian Bogor (IPB) University melakukan kegiatan "Diseminasi Profil Anak Kabupaten Bogor tahun 2022".

"Profil Anak Kabupaten Bogor ini sebagai bagian dari indikator Kabupaten Layak Anak (KLA), profil anak juga merupakan pendukung utama dalam kelembagaan KLA," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Nurhayati di Cibinong, Bogor, Ahad (11/9).

Ia menjelaskan bawa profil anak merupakan rencana strategis pengembangan program pembangunan yang berpihak pada pemenuhan hak anak di masing-masing perangkat daerah. Penyusunan profil anak ini menurutnya tidak terlepas dari Konvensi Hak Anak yang dituangkan dalam lima klaster KLA.

Lima klaster KLA ini terdiri atas hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuh alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus.

"Semoga dengan sinergi ini bisa menjadikan komitmen bersama dalam upaya mewujudkan Kabupaten layak anak dan dapat memberikan manfaat secara menyeluruh, demi kepentingan terbaik bagi anak di Kabupaten Bogor," kata Nurhayati.

Sementara itu Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Erwan Suherwan menyebutkan buku profil anak dapat menjadi dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Bogor.

"Serta sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Bogor," katanya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah anak di Kabupaten Bogor cukup tinggi, yakni mencapai sebanyak 1.850.609 jiwa atau 32,8 persen dari jumlah penduduk.

Dari keseluruhan jumlah penduduk sebanyak 5.640.907 jiwa, terdiri atas penduduk laki-laki sebanyak 2.883.278 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 2.757.629 jiwa, demikian Erwan Suherwan.

Baca juga: Pemkab Bogor tekad konsisten wujudkan kabupaten layak anak

Baca juga: Kabupaten Bogor kini miliki Komisi Perlindungan Anak

Baca juga: Sebanyak 47 anak di Bogor alami kekerasan selama 2020

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Bogor catat penurunan kasus kekerasan anak