BPS Kota Surakarta pastikan PPKM tak ganggu pencatatan inflasi

·Bacaan 1 menit

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta memastikan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak mengganggu kegiatan pencatatan inflasi oleh para petugas yang ada di lapangan.

"Mengenai proses pendataan, kami berinovasi dengan menggunakan sejumlah cara untuk meminimalisasi kunjungan ke responden," kata Kepala BPS Kota Surakarta Totok Tavirijanto di Solo, Kamis.

Ia mengatakan BPS menggunakan telepon, surat elektronik, maupun pesan singkat melalui aplikasi whatsapp untuk mencari data, meski wawancara dengan pedagang pasar tradisional tetap harus dilakukan secara langsung.

"Meski demikian, kondisi ini tidak menghentikan proses pendataan yang kami lakukan. Respon mereka sejauh ini sangat bagus, mereka kan juga sudah terbiasa sebagai responden. Insyaallah tidak mengurangi validnya data," katanya.

Sementara itu, terkait dampak PPKM terhadap kondisi harga bahan pokok di pasaran, ia memprediksi situasi itu akan sedikit menghambat perekonomian dan mempengaruhi harga.

"Pasar pasti akan terkoreksi juga di sana, ini yang sedang kami cermati. Seberapa besar pengaruhnya karena pasti kan ada pembatasan-pembatasan di sana, penawaran berpengaruh sehingga berpengaruh juga dari sisi harga," katanya.

Namun, ia enggan memperkirakan tekanan inflasi yang mungkin terjadi pada Juli sebagai dampak dari fluktuasi harga dan daya beli konsumen akibat adanya pembatasan aktivitas masyarakat.

"Kami belum bisa menyampaikannya karena ada beberapa data yang masih di lapangan, ini kan belum habis bulan. Yang pasti selain PPKM, yang mungkin juga akan mempengaruhi harga adalah Idul Adha beberapa waktu lalu," katanya.

Hanya saja, ia memastikan kelompok makanan kemungkinan akan memberikan sumbangan terhadap inflasi, terutama untuk bahan masakan.

"Pada Idul Adha kemarin banyak orang mengolah daging, kemungkinan yang terkait itu (sumbangan terhadap inflasi), termasuk juga pelengkapnya," kata Totok.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel