BPS Kumpulkan Data Regsosek Tunawisma Hingga ABK di Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan pendataan registrasi sosial ekonomi (regsosek) kepada seluruh masyarakat Indonesia. Pendataan tak hanya dilakukan kepada keluarga biasa melainkan juga kepada para tuna wisma yang tidak memiliki tempat tinggal.

"Kami (juga) mendata saudara-saudara kita yang tidak punya tempat tinggal dan tunawisma," kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono di Hotel The Westin Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (31/10).

Ateng menceritakan, pendataan kepada para tuna wisma ini dilakukan Sabtu (29/10) malam. Pendataan dilakukan menjelang tengah malam hingga dini hari. Waktu ini menjadi pilihan tepat, karena para tunawisma sudah mulai mencari tempat istirahat.

"Tujuannya dalam Regsosek kami berupaya agar setiap warga negara kita di data semuanya," kata dia.

Dia pun menceritakan beberapa fenomena saat petugas melakukan pendataan regsosek. Seperti menemukan seorang ibu yang terpaksa tinggal di bawah kolong jembatan layang (flyover), hingga pendataan kepada sepasang pemulung yang tidak memiliki rumah dan hanya tidur di trotoar.

Selain pendataan kepada tunawisma, BPS juga melakukan pendataan kepada para Anak Buah Kapal (ABK) yang tengah melaut. Pendataan dilakukan dengan cara mendatangi kapal-kapal berbendera Indonesia.

"Kita juga melakukan pendataan di laut, kepada kapal berbendera Indonesia yang melaut dan telah meninggalkan keluarganya selama satu tahun. Kami lakukan pendataan," kata dia.

Sebagai informasi, BPS saat ini tengah melaksanakan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di seluruh provinsi di Indonesia. Pendataan dilakukan pada 15 Oktober hingga 14 November 2022 mendatang.

Adapun informasi yang dikumpulkan antara lain terkait kependudukan dan ketenagakerjaan, kondisi perumahan, kesehatan dan disabilitas, perlindungan sosial, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Selain mengumpulkan data, petugas juga harus menyertakan geotag dan foto untuk pendataan keluarga miskin.

Proses pengumpulan data tersebut akan dilakukan dari rumah ke rumah atau door to door. Kemudian melakukan wawancara dengan salah satu anggota keluarga untuk mengisi kuisioner yang telah disiapkan.

Pendataan Regsosek dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia oleh lebih dari 400 ribu petugas. Masing-masing petugas akan melakukan pendataan kepada kurang lebih 250 kepala keluarga di setiap wilayahnya. [azz]