BPS lakukan Regsosek wujudkan satu data perlindungan sosial di Sulut

Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 untuk mewujudkan satu data perlindungan sosial di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Regsosek 2022 ini akan mengawal kualitas, mencatat untuk membangun negeri," kata Kepala BPS Sulut Asim Saputra, di Manado, Kamis.

Dia mengatakan kegiatan Regsosek 2022 ini harus dikawal dengan tepat, utamanya memastikan semua keluarga tercatat dalam Regsosek.

Tekad Pimpinan BPS agar hadir dalam berkontribusi membangun negeri harus mendapat dukungan penuh.

Baca juga: Minat masyarakat Sulut gunakan transportasi laut turun

Baca juga: BPS: Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sangihe terbaik di Propinsi Sulut

Dia menjelaskan pandemi COVID-19 mengajarkan banyak hal agar selalu tangguh dan terus berinovasi mengawal kualitas data di lapangan.

BPS Provinsi Sulawesi Utara kembali menyiapkan strategi lapangan spesifik daerah.

Tim kerja Regsosek dalam waktu sangat singkat akan menyiapkan aplikasi mengawal kualitas data.

"Mengambil pengalaman SP2020 Lanjutan, fokus kita akan memperkuat kerja pemeriksaan dokumen lapangan," katanya.

Bahkan, katanya, sebagian besar organik BPS akan dipasang disana untuk menjaring kualitas data ditingkat pertama.

Para petugas pemeriksa lapangan (PML) harus memiliki logika lapangan yang kuat, katanya, bekerja memahami konsistensi antar variabel pertanyaan tanpa harus berpikir lagi.

Asim mengatakan BPS menerima tanggungjawab besar yaitu menyelenggarakan dua kali kegiatan skala sensus dalam setahun.

Ini tantangan yang tidak mudah, dan butuh rencana matang baik di pusat maupun daerah.

Di pertengahan tahun pihaknya menuntaskan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Lanjutan, BPS Provinsi Sulawesi Utara mengambil peran penting dengan mengawal secara presisi cakupan, kualitas hingga temuan kasus kejadian kematian ibu.

Bahkan tim UNFPA di bawah komando langsung UN Resident Coordinator, Ms Valery mendalami secara khusus strategi BPS mengawal data tersebut.*

Baca juga: Angkatan kerja di Sulut masih didominasi lulusan SD

Baca juga: Ribuan petugas direkrut BPS untuk SP2020 Lanjutan di Sulut