BPS sebut penduduk usia kerja terdampak COVID-19 turun 39,63 persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebutkan penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19 menurun 39,63 persen pada Februari 2022 jika dibandingkan dengan Februari 2021.

"Penduduk usia kerja yang terdampak pandemi saat ini mencapai 11,53 juta orang atau turun 7,57 juta dari 19,1 juta orang pada Februari 2021," kata Margo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Berdasarkan hasil Sakernas Februari 2022 penduduk usia kerja terdampak COVID-19 dikelompokkan menjadi empat komponen, yaitu pertama adalah pengangguran karena COVID-19, kedua yakni bukan angkatan kerja (BAK) karena COVID-19, ketiga adalah sementara tidak bekerja karena COVID-19, dan keempat yaitu penduduk bekerja mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19.

Baca juga: BPS: Angka pengangguran RI turun 350 ribu orang pada Februari 2022

Kondisi pertama dan kedua merupakan dampak pandemi COVID-19 pada mereka yang berhenti bekerja.

Sementara itu kondisi ketiga dan keempat merupakan dampak pandemi COVID-19 yang dirasakan oleh mereka yang masih bekerja.

Margo menuturkan penduduk usia kerja yang bekerja dengan pengurangan jam kerja karena COVID-19 menjadi yang paling besar pada Februari 2022, yakni 9,44 juta orang.

"Namun, angka tersebut menurun dari Februari 2021 yang mencapai 15,72 juta orang," ucap dia.

Baca juga: BPS: Penduduk bekerja meningkat 4,55 juta orang pada Februari 2022

Lebih lanjut, kata dia, terdapat 580 ribu orang yang sementara tidak bekerja karena COVID-19 pada Februari 2022, turun dari 1,11 juta di Februari 2021.

Kemudian, ada 550 ribu orang merupakan BAK karena COVID-19 dan 960 ribu pengangguran karena COVID-19, masing-masing turun dari 650 ribu orang dan 1,62 juta orang pada Februari 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel