BPS: Situasi Kondusif Jumlah Wisman 2012 Meningkat

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • Menkeu sebut kasus pajak BCA akibat program BPPN

    Menkeu sebut kasus pajak BCA akibat program BPPN

    Merdeka.com
    Menkeu sebut kasus pajak BCA akibat program BPPN

    MERDEKA.COM. Menteri Keuangan Chatib Basri menilai penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas skandal pajak PT Bank Central Asia Tbk yang menyeret mantan Direktur Jenderal Pajak periode 2001-2004 Hadi Poernomo, tidak berkaitan dengan sistem pajak saat ini. Sebab, pola pengajuan keberatan tagihan pajak yang dianggap merugikan negara itu cuma terjadi di masa pemulihan setelah krisis ekonomi 1998. ... …

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia selama tahun 2012 mencapai 8,04 juta orang, naik 5,16 persen dibanding kunjungan wisman tahun 2011 sebanyak 6,75 juta orang.

"Minat wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia terus meningkat, tercermin dari kenaikan jumlah turis yang masuk melalui pintu masuk utama ke Indonesia," kata Kepala BPS Suryamin, di Jakarta, Jumat.

Menurut Suryamin, meskipun peningkatan tidak terlalu tinggi namun harus diakui bahwa kenaikan jumlah wisman mencerminkan Indonesia tetap menjadi salah satu negara tujuan wisata dunia.

Disamping terus berupaya memperbaiki fasilitas dan layanan daerah tujuan wisata, peningkatan kunjungan wisata juga didorong terjaganya situasi yang kondusif di dalam negeri.

Selama tahun 2012, jumlah wisatawan asing terbesar berasal dari Singapura yang mencapai 1,27 juta orang atau naik dari tahun sebelumnya 1,24 juta orang, disusul warga negara Malaysia 1,13 juta orang sebelumnya 1,03 juta orang.

Selanjutnya turis asal Australia sebanyak 909.176 orang naik dari sebelumnya 886.450 orang, China sebanyak 618.223 orang dari sebelumnya 493.019 orang, Jepang 445.066 orang dari sebelumnya 414.817 orang.

"Turis asal Singapura masih tetap yang tertinggi, disusul Malaysia dan Australia. Namun yang perlu dicatat adalah jumlah turis asal China mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 25,39 persen dibanding tahun 2011," kata Suryamin.

Pintu masuk


Ada pun pintu masuk utama para turis berkunjung ke Indonesia, terbesar melalui Bandara Ngurah Rai yang mencapai 2,9 juta orang, disusul Bandara Soekarno-Hatta 2,05 juta orang, Batam 1,22 juta orang, Tanjung Uban 336.547 orang, Polonia 206.845 orang, dan Juanda 197.776 orang.

Ia menambahkan, berdasarkan survei PES 2012 Kemenparekraf, rata-rata pengeluaran turis asing pada setiap kunjungan ke Indonesia pada tahun 2012 sebesar 1.133,81 dolar AS meningkat 1,39 persen dibanding tahun 2011 sebesar 1.118,26 dolar AS.

Sedangkan lama tinggal di Indonesia mencapai 7,7 hari, dengan tingkat pengeluaran per hari sekitar 147,22 dolar AS.

Dengan demikian diutarakan Suryamin, bahwa perkiraan penerimaan devisa dari arus turis asing ke Indonesia tersebut selama tahun 2012 berkisar 9,1 miliar dolar AS, meningkat 5,81 persen dibanding tahun 2011 yang hanya 8,6 miliar dolar AS.

"Untuk itu pemerintah harus lebih jeli bagaimana jumlah wisman terus meningkat dari waktu ke waktu, karena potensi devisa yang didatangkan cukup tinggi seperti dari biaya penerbangan, penginapan, restoran, transportasi lokal, hingga belanja souvenir," katanya.

Ia juga menekankan perlunya upaya terus menjaga keamanan dan kenyamanan para turis selama berada di di Indonesia.

"Tingkat keamanan harus terjamin, demo dilakukan secara tertib. Kalau aksi unjuk rasa berlangsung tertib bukan tidak mungkin wisatawan asing malah ingin tahu dan melihat lebih dekat apa yang menjadi aspirasi para pendemo," ujarnya.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...