BPS: Upah buruh tani nasional pada Mei 2022 naik 0,21 persen

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir upah nominal harian buruh tani nasional pada Mei 2022 naik sebesar 0,21 persen dibanding April 2022, yaitu menjadi Rp58.232 dari Rp58.109 per hari.

Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,32 persen, yaitu menjadi Rp51.974 dari Rp52.139 per hari.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, BPS mencatat upah nominal harian buruh bangunan yakni tukang bukan mandor pada Mei 2022 naik 0,19 persen dibanding April 2022, yaitu menjadi Rp92.224 dari Rp92.049 per hari. Tapi, upah riil mengalami penurunan sebesar 0,21 persen, yaitu menjadi Rp83.491 dari Rp83.667.

Kemudian, rata-rata nominal upah buruh potong rambut wanita Mei 2022 dibanding April 2022 mengalami kenaikan sebesar 0,02 persen, yaitu menjadi Rp30.072 dari Rp30.066. Namun, upah riil buruh potong rambut pada Mei 2022 dibanding April 2022 menurun sebesar 0,38 persen, yaitu menjadi Rp27.229 dari Rp27.333.

Selanjutnya, rata-rata nominal upah asisten rumah tangga pada Mei 2022 dibanding April 2022 mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen, yaitu menjadi Rp431.515 dari Rp430.825. Sementara upah riil Mei 2022 dibanding April 2022 turun sebesar 0,24 persen, yaitu menjadi Rp390.666 dari Rp391.606.

Upah nominal buruh atau pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.

Sedangkan, upah riil buruh atau pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan atau upah yang diterima buruh atau pekerja.

Adapun upah riil buruh tani yaitu perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sementara upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel