Bradl Puji Cara Kerja Kru Marquez

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Bradl menegaskan ia tak akan pernah melupakan pengalaman berharga dengan bekerja bersama kru Marc Marquez. Ia mengatakan semua orang di dalam tim bekerja dengan efisien dan profesional.

Pembalap Jerman itu menggantikan Marquez yang cedera patah tulang humerus kanan di Jerez. Cedera The Baby Alien ternyata lebih parah dari yang diperkirakan, dan membuatnya harus absen selama satu musim.

Hal ini memberikan kesempatan kepada Bradl untuk menjadi pembalap MotoGP semusim penuh. Ini menjadi yang pertama baginya sejak terakhir turun di kelas premier satu tahun penuh bersama Aprilia pada 2016.

Namun, Setefan Bradl mengatakan ada perbedaan besar antara bekerja dengan kru Marc Marquez dan dengan timnya di masa lalu.

“Menjadi pengalaman luar biasa bagi saya bisa bekerja dengan orang-orang ini. Mereka merupakan kunci kesuksesan Marc selama bertahun-tahun,” kata Bradl kepada Motorsport.com.

“Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Senang rasanya bekerja bersama mereka, meski membutuhkan waktu untuk bisa tampil baik. Tapi itu hal yang wajar.”

Bradl merupakan test rider HRC dan telah beberapa kali mendapatkan kesempatan turun di MotoGP dengan memanfaatkan wildcard.

Baca Juga:

Crutchlow: Saya Ingin Antar Anak ke Sekolah Marc Marquez Menyesal Memaksakan Diri

Menjadi salah satu otak pengembangan RC213V, tak langsung membuat Stefan Bradl tampil cepat di atas motor juara dunia tersebut.

“Dari sudut pandang manusia biasa, Anda selalu membutuhkan waktu untuk memahami bagaimana cara berpikir dan kerja orang lain,” ujar Bradl.

“Mereka bekerja dengan sangat efisien dan profesional. Merupakan suatu kehormatan dapat bekerja dengan orang-orang ini.

Bradl juga menegaskan, bahwa tak ada hal khusus yang dikerjakan oleh para kru Marquez selama ia bekerja dengan mereka. Menurutnya, semua orang di dalam tim memiliki tugas masing-masing dan menyelesaikannya dengan baik.

“Mereka tidak melakukan hal spesial. Semua orang memiliki tugas masing-masing. Ini merupakan tim yang sangat bagus,” kata Bradl.

“Mereka mengenal dengan baik satu sama lain dan tidak harus berbicara banyak antarsesama ketika membuat keputusan.

“Masing-masing tahu apa yang harus dikerjakan dan saling mengandalkan satu sama lain. Ini sebuah kehormatan bisa melihat seberapa profesional dan efisiensi mereka dalam bekerja.

Marc Marquez sendiri dikabarkan harus absen selama enam bulan setelah menjalani operasi ketiga untuk memulihkan cedera tulang humerus kanannya.

Belum diketahui apakah Bradl akan tetap menjadi pengganti Marquez di Honda tahun depan. Pasalnya, Andrea Dovizioso diyakini bakal mengisi kekosongan di pabrikan Jepang pada MotoGP 2021.