Brasil Vs Chile di Copa America 2021, Ederson Sebut Pertandingan Sulit

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Brasil akan menghadapi lawan tangguh Chile di babak 8 besar Copa America 2020 (2021), di Estadio Olimpico Nilson Santos, Sabtu (3/7/2021) mulai pukul 07.00 WIB. Seperti diketahui, sebelumnya, Brasil melaju ke fase perempat final tanpa kesulitan berarti.

Hasil dari tiga kemenangan dan satu hasil imbang sudah cukup membuat Neymar cs lolos sebagai pemuncak klasemen grup B.

Sebaliknya, Chile tampil kurang meyakinkan di babak grup meski pada akhirnya lolos ke fase berikutnya. Tim besutan Martin Lasarte itu hanya duduk di peringkat empat hasil dari satu kemenangan, dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Jelang duel, kiper Tim Selecao Ederson Moraes meminta rekan-rekannya untuk menjaga fokus jelang laga dan tidak meremehkan kekuatan Arturo Vidal dan kolega.

Pasalnya, meski terseok-seok di fase penyisihan grup A, tim berjuluk La Roja itu memiliki komposisi skuat yang mumpuni seperti Alexis Sanchez, Claudio Bravo, dan Eduardo Vargas. Selain itu, Chile dikenal dengan gaya permainan ngotot dan pressing ketat sejak awal laga yang berpotensi bakal. bisa menyulitkan Brasil.

Pemain Berkualitas

Pemain timnas Chile, Arturo Vidal (kedua kiri) dan Gary Medel (keempat kiri) selama sesi latihan menjelang kontra Brasil di Santiago, Rabu (30/6/2021). Laga Brasil vs Chile di babak perempat final Copa America 2021 akan berlangsung di Stadion Nilton Santos pada 3 Juli 2021. (CARLOS PARRA/ANFP/AFP)
Pemain timnas Chile, Arturo Vidal (kedua kiri) dan Gary Medel (keempat kiri) selama sesi latihan menjelang kontra Brasil di Santiago, Rabu (30/6/2021). Laga Brasil vs Chile di babak perempat final Copa America 2021 akan berlangsung di Stadion Nilton Santos pada 3 Juli 2021. (CARLOS PARRA/ANFP/AFP)

“Kami tahu kualitas Chile, kami tahu apa yang perlu kami lakukan. Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. ​​Ini tim yang sangat sulit, dengan pemain yang sangat berkualitas," ujar Ederson di laman resmi federasi.

"Kami juga tahu bahwa kami tidak akan menemukan lapangan yang bagus, karena terakhir kali kami bermain di sana, kami tidak melakukannya. Itu dalam kondisi tidak bagus," katanya.

Bukan Alasan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Marquinhos sukses mengkonversi gol dari bola liar setelah terjadi kemelut di tiang gawang ketika tendangan sudut. Brasil unggul atas Venezuela dengan skor 1-0. Keunggulan ini bertahan hingga babak pertama pertandingan dibunyikan. (Foto: AFP/Nelson Almeida)
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Marquinhos sukses mengkonversi gol dari bola liar setelah terjadi kemelut di tiang gawang ketika tendangan sudut. Brasil unggul atas Venezuela dengan skor 1-0. Keunggulan ini bertahan hingga babak pertama pertandingan dibunyikan. (Foto: AFP/Nelson Almeida)

"Tapi itu juga bukan alasan, karena itu akan sama untuk keduanya. Tentu saja itu bisa sedikit menyakiti kami, cara kami bermain, dengan penguasaan bola dan satu atau dua sentuhan, tapi itu akan sama untuk keduanya," beber Ederson.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, yang bisa ditentukan secara detail. Konsentrasi akan menjadi hal terpenting dalam pertandingan ini," bebernya lagi.

Persaingan

Thiago Silva menjadi pemain tertua di Timnas Brasil yaitu 37 tahun kurang empat bulan. Sempat beberapa kali tak dipanggil memperkuat  Selecao pada laga Kualifikasi Piala Dunia dan pertandingan uji coba, akhirnya ia bisa bergabung di Copa America 2021. (Foto: AFP/Raul Arboleda)
Thiago Silva menjadi pemain tertua di Timnas Brasil yaitu 37 tahun kurang empat bulan. Sempat beberapa kali tak dipanggil memperkuat Selecao pada laga Kualifikasi Piala Dunia dan pertandingan uji coba, akhirnya ia bisa bergabung di Copa America 2021. (Foto: AFP/Raul Arboleda)

Disisi lain, Kiper asal Manchester City mengomentari tentang peta persaingan kiper utama timnas Brasil yang diisi oleh nama kiper top lainnya seperti Allison Becker dan Weverton. Diketahui, sebelumnya dalam setiap laga penyisihan grup, juru taktik Tim Samba, Tite selalu melakukan rotasi di area penjaga gawang.

Kendati tak pasti jadi starter, Ederson menyebut dirinya selalu menyiapkan diri secara maksimal di semua pertadingan meski diturunkan atau tidak.

Persiapan

“Saya mempersiapkan diri saya dengan cara yang sama untuk semua pertandingan, apakah saya bermain atau tidak. Saya mempersiapkan kepala saya untuk hal-hal yang mungkin terjadi dalam permainan, jadi saya memilikinya di kepala saya," ungkap pemain 27 tahun itu.

Persiapan tim juga sangat bagus, kami datang dari tempat yang baik, dan saya berharap kami dapat memainkan permainan yang hebat, melanjutkan kompetisi dan juga terus berkembang sebagai grup dan sebagai individu, karena ini penting," tuturnya.

(Akbar Bintang Fahrizal)

Simak Video Menarik Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel