Brazil Luncurkan Rencana Pertanian Baru

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Brasilia (ANTARA/Xinhua) - Presiden Brazil Dilma Rousseff pada Selasa meluncurkan Rencana Pertanian 2013-2014 pemerintahannya, yang menawarkan sektor bisnis pinjaman sebanyak 136 miliar real Brazil (sekitar 64 miliar dolar AS).

Dana tersebut digunakan untuk pendanaan dan pemasaran, pembelian peralatan pertanian serta perbaikan infrastruktur pedesaan.

Jumlah kredit itu 18 persen lebih tinggi dari yang disediakan untuk panen terakhir, dan akan dibayar pada suku bunga tahunan rata-rata 5,5 persen, 2,5 persentase poin di bawah suku bunga nasional sebesar 8,0 persen.

Sambil mengumumkan rencana itu, Rousseff menegaskan bahwa sektor pertanian Brazil adalah salah satu yang paling produktif, efisien dan kompetitif di dunia.

"Brazil adalah negara yang kompleks, dengan agribisnis berkembang pesat dan kualitas keluarga pertanian yang tumbuh setiap tahun. Hasil pertanian kita cukup memadai untuk memasok pasar domestik dan ekspor, menghasilkan kekayaan bagi negara kita," katanya.

Rousseff juga mengungkapkan bahwa pemerintah berencana untuk memperluas dan memodernisasi National Supply Company (Conab) dengan mengalokasikan 250 juta dolar AS untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan dan merenovasi laboratorium serta sistem pemantauan sanitasi.

Rencana baru ini juga termasuk insentif baru untuk mendorong pembangunan pergudangan swasta dan silo, serta meningkatkan kemampuan penyimpanan dan logistik.

Menurut angka yang diberikan oleh Menteri Pertanian Antonio Andrade, agribisnis Brazil menyumbang 25 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) negara itu dan menghasilkan 35 juta lapangan pekerjaan.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...